|
Menu Close Menu

Tingkatkan Kekompakan, IKKA Pekanbaru Gelar Pemotongan Hewan Kurban

Tuesday, August 13, 2019 | 10:46 WIB
RIAUANTARA.CO | PEKANBARU , - Ikatan Keluarga kacang (IKKA) Pekanbaru menggelar Pemotongan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah, yang diadakan di tanah wakaf IKKA, Senin (12/8).

Pemotongan hewan kurban sebanyak 4 ekor sapi dan 1 ekor kambing ini dilaksanakan secara gotong royong di tanah wakaf IKKA di Jalan Gulama atau didepan masjid Baitul Ikhlas Islamiyah (MBII)

“Daging kurban dibagikan kepada anggota IKKA berjumlah 253 kepala kelurga (KK) yang terdaftar dan dibagikan juga untuk warga setempat. Ini sebagai wujud kami gotong royong dan kebersamaan kami,” ujar Ketua IKKA Pekanbaru Muslih Pakiah Mudo.

Dikatakan, selain acara pemotongan juga dirangkai dengan kegiatan Tasyakuran Hari Raya Idul Adha 1440 H, Tasyakuran Dirgahayu Kemerdekaan RI yang ke-74, dan sebagai ajang silaturahim sesama anggota IKKA dan program ini di adakan setiap tahunnya dan ini sudah berjalan 3 tahun lamanya dan selalu diadakan di tanah wakaf IKKA ini, dan untuk kantor IKKA nya berlokasi di jalan Dagang No. 26 C Sukajadi.

selain itu, Tema pelaksanaan kegiatan ini adalah Dengan kebersamaan dan kegotong Royongan mari kita kuatkan persaudaraan sesama orang rantau.

Katanya, tujuan pelaksanaan progran ini untuk saling membantu  perekonomian sesama anggota IKKA  serantau yang tidak semuanya memiliki kesuksesan yang sama. Maka program kurban ini diharapkan mereka yang berhasil bisa membagikan kepada saudara kita yang ekonominya pas Pasan.

“Kegiatan ini juga diisi dengan aqiqah 1 ekor kambing dan aqiqah ini untuk kita makan bersama dan alhamdulillah kurban tahun ini ada peningkatan dari tahun sebelumnya.

Rasa kekompakan dan kekeluargaan juga terpantau oleh Pekanbaru pos karena, Program ini sangat bagus untuk membantu ekonomi menengah kebawah. "Kami juga melakukan program zakat bagi keluarga kurang mampu, dari dana zakat ini bisa dipergunakan sesuai dengan kebutuhan dan diharapkan juga dengan pengurus baru bisa menjalankan program yg bagus ini untuk tetap berlanjut" tutup Pakiah Mudo.(Rim)
Bagikan:

Komentar