PETA Indonesia Gerakan Organisasi Poros Jurnalis Perkuat Negeri Agraris | RIAUANTARA.CO
|
Menu Close Menu

PETA Indonesia Gerakan Organisasi Poros Jurnalis Perkuat Negeri Agraris

Kamis, 17 Maret 2022 | 09:53 WIB


Riauantara.co.| Pekanbaru -Pers Tani (PETA) Indonesia saat ini sedang merangkul kader jurnalistik terbaik untuk mengawal isu-isu pertanian dan perkebunan di seluruh wilayah tanah air dalam rangka membantu pemerintah mewujudkan kemandirian ekonomi di sektor tersebut.


"PETA Indonesia merupakan organisasi poros yang melibatkan jurnalis profesional untuk menyoroti isu-isu yang berkaitan dengan pertanian dan perkebunan. Tujuannya adalah untuk kesejahteraan bangsa dan negara"


Perlu diketahui, saat ini sektor pertanian tanah air dalam kondisi yang tidak baik, minimnya atau bahkan tidak adanya minat generasi muda untuk melanjutkan profesi petani menjadi ancaman besar bagi masa depan bangsa dan negara.


Saat ini dari 128 juta angkatan kerja se Indonesia, ada sebanyak 38,23 juta orang atau sekitar 29 persen dari jumlah penduduk tanah air bekerja pada sektor pertanian.


"Namun seluruh angkatan kerja atau petani tersebut adalah kalangan umur di atas 40 tahun. Artinya, hampir tidak ada regerasi petani di Indonesia".


Kondisi demikian sangat mengancam kadaulatan negara dalam mempertahankan kebudayaan dasar  agraris yang memang menjadi inti dari kehidupan bangsa Indonesia selama ini.


"Bayangkan saja, jika hari ini nol generasi petani, maka kondisi tersebut akan membawa bangsa ini pada masa depan yang sangat buruk. Seluruh lahan pertanian akan dikuasai oleh para kapitalis hingga menempatkan pribumi pada level kehidupan terendah, menjadi budak di rumah sendiri".


Berangkat dari kesadaran itu, maka penting bagi semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, khususnya kalangan pers untuk melakukan gerakan nyata mempertahankan kebudayaan agraris demi kedaulatan bangsa.


"Organisasi ini nantinya akan mengambil peranan penting dalam mengawal petani dan industri pertanian kita agar terus berkelanjutan hingga generasi selanjutnya".


Seluruh pengurus PETA di tingkat provinsi nantinya diwajibkan membangun kemitraan dengan kelompok-kelompok tani, organisasi-organisasi pertanian, serta pemerintah di semua daerah.


Tujuannya adalah untuk mengawal program-program sektor pertanian dan perkebunan agar dipastikan benar-benar berjalan dengan baik, benar dan tepat.


Diharapkan PETA segera terbentuk di seluruh wilayah tanah air untuk melengkapi tugas dan fungsi organisasi hingga kedepan mampu menjalankan misi memantau segala aktivitas sektor pertanian, memantau distribusi bantuan pemerintah untuk petani, dan mendukung pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan.


"Tentunya semua itu dilakukan sesuai dengan fungsi dan kapasitas kita sebagai jurnalis".(ril/PT)


Bagikan:

Komentar