Kesal , Ninik Mamak Tutup Akses Ke PT.KTBM Dengan  Portal | RIAUANTARA.CO
|
Menu Close Menu

Kesal , Ninik Mamak Tutup Akses Ke PT.KTBM Dengan  Portal

Kamis, 22 Februari 2018 | 23:45 WIB

RIAUANTARA KAMPAR , - ‎Kekesalan sejumlah ninik mamak terhadap PT Karya Tama Bakti Mulia(KTBM) yang berada di Desa Bandur Pica Kecamatan Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar terlihat kamis pagi (22/2/18).sejumlah ninik mamak dari seluruh persukuan yang ada di Desa Bandur Picak berkumpul ditempat akses masuk Perusahaan tersebut.

Maksud dan tujuan sejumlah ninik mamak dari seluruh persukuan yang ada di Desa Bandur Picak mendatangi simpang panik tersebut untuk memasang Plang/Portal,simpang panik itu merupakan akses utama menuju PT.Karya Tama Bakti Mulia yang berada di Desa Bandur Picak Kec.Koto Kampar Hulu.mereka datang dengan memakai pakayan kebesaran masing-masing persukuan.

Mendapat infor masih perihal kedatangan seluruh ninik mamak yang ada di Desa Bandur Picak ke simpang panik untuk memasang Plang/Portal tersebut,awak media mencoba mengkomfirmasih sala seorang ninik mamak yang ada di Desa Bandur Picak Kecamatan Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar lewat via telepon selulernya.

Saat ditanya terkait pemasangan Plang/Portal yang dilakukan ninik mamak,Resmon(Majo Kayo)salah seorang ninik mamak dari persukuan caniago kepada wartawan menjelaskan"hal ini kami lakukan untuk memintak pihak perusahaan PT.Karya Tama Bakti Mulia (KTBM) untuk melaporkan terkait perkembangan perusahannya baik kepada ninik mamak,koperasi maupun ke pemerintahan desa.karna selama ini mereka tidak pernah melaporkan perkembangan perusahaannya"

"Disini kami hanya ingin pihak perusahan trasparan terkait berapa hektar lahan yang sudah diolah,berapa hektar yang belum dan sudah berapa hektar yang sudah produktif"

Disinggung soal berapa lama Plang/Portal itu akan dipasang  Majo Kayo Resmon juga menegaskan"portal ini baru kita bongkar setelah apa yang menjadi tuntan kita diindahkan oleh pihak perusahaan.kita tidak asal pasang Portal aja kita sudah kasih waktu kepada pihak perusahaan,tadi pihak perusahaan sudah menghubungi sala seorang tokoh masyarakat kita untuk duduk bersama senen mendatang untuk mengkaji ulang,kalau tidak juga laporan tersebut diberikan terpaksa seluruh ninik mamak mengajak cucu kepanakannya naik keperusahaan,kalau sekirahnya dipancang ya kita pancang.jangan sampai cucu kepanakan menganggap ninik mamak menerima apa-apa sementara kami para ninik mamak tidak pernah dapat apa-apa."tegas Resmon datuk majo kayo.‎



Reporter          : Hafnipal 
Publis                 : M.Kahfi‎

Bagikan:

Komentar