|
Menu Close Menu

Ini Respon DPRD Rokan Hilir Terkait Masalah Togel Dan Cap Jiki

Sunday, March 10, 2019 | 22:07 WIB
RIAUANTARA.CO |  Rokan Hilir , - Di sinyalir Maraknya penyakit masyarakat (pekat) seperti perjudian jenis toto gelap (togel) dan cap jiki di Wilayah hukum (wlkum) Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau kali ini mendapatkan responsi dari anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Rokan Hilir (Rohil), dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abotdy Khoiri.

Anggota Legislator Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan tersebut menyebutkan perjudian apapun jenisnya itu merupakan sebuah penyakit masyarakat (pekat) yang harus diberantas secara bersama-sama tegas Abotdy Khoiri. 

Dipaparkannya lagi itu kan bagian dari penyakit masyarakat yang sudah menjadi kewajiban semua pihak termasuk Polri untuk menertibkannya pak, kata pria yang akrab disapa Aboy ini kepada media, Minggu 10 Maret 2019.

Diberitakan sebelumnya, maraknya aksi perjudian jenis toto gelap (togel) Hongkong, Singapura dan Cap Jiki di Panipahan salhsatunya kota di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Riau menjadi pembahasan hangat di hampir setiap kedai kopi (warung) di wilayah itu.

Terkait dengan maraknya kegiatan ilegal perjudian di wilayah hukum Polres Rokan Hilir tersebut, Cutra Andika SH selaku penggiat hukum meminta kepada pihak kepolisian untuk melakukan tindakan penyidikan dan menangkap para pelaku perjudian kata Alpokat kondang Rohil ini.

“di tambahnya lagi Jika perbuatan itu sudah memenuhi unsur tindak pidana perjudian diharapkan kepada pihak kepolisian untuk melakukan tindakan penyidikan dengan menangkap dan menahan pelakunya sampai ke persidangan Pengadilan,” tegasnya kepada media ini, Sabtu 9 Maret 2019.

Cutra menambahkan, kepada masyarakat diminta agar tidak melakukan tindakan ataupun main hakim sendiri agar tidak menimbulkan persoalan hukum yang baru katanya.

Sumber lainnya menyebutkan, para bandar togel dan cap jiki tersebut diduga beroperasi sangat lihai dalam setiap menjalankan aksinya sehingga membuat aparat penegak hukum sulit untuk mendeteksi para bandar dan jurtul togel tersebut.

Hasil penelusuran media ini, para jurtul togel dan cap jiki tidak sungkan untuk melakukan transaksi jual beli di warung kedai kopi seolah tidak memperdulikan kondisi sekitar sehingga menimbulkan kesan yang sangat bebas dan merajalela melakukan aktifitasnya.

Para penggiat judi toto gelap ini kerap melakukan aksinya secara berpindah-pindah, mulai dari kedai kopi sampai di tempat-tempat umum lainnya.

Informasi yang didapat media ini, omzet perhari penjualan togel dan cap jiki setiap harinya mencapai ratusan juta rupiah dalam setiap kali putaran kata sumber yang tak mau disebut namanya dan yang dapat di percaya .#M Harahap

Editor  : Susanto
Bagikan:

Komentar