|
Menu Close Menu

Masyarakat Sesalkan Sembako Murah di Bantan Dinikmati Keluarga RT/RW

Jumat, 10 Mei 2019 | 12:09 WIB
RIAUANTARA.CO l BENGKALIS - Masyarakat Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, sesalkan Pasar Murah Ramadhan di Kecamatan Bantan, Kamis, 9 Mei 2019.

Pasalnya, sembako murah sebanyak 2.200 paket yang dijual di Kantor Camat Bantan itu hanya bisa dinikmati oleh pihak keluarga dari pemerintahan desa saja.

Mirisnya lagi, warga menengah ke bawah alias warga kurang mampu ditolak jika hendak membeli sembako dengan harga murah tersebut.

Seperti dilontarkan oleh Sarman, warga Desa Berancah, Kecamatan Bantan. Menurutnya, banyak warga yang tidak bisa mendapatkan sembako murah ramadan dikarenakan tidak mendapatkan kupon.

Warga menginginkan harga murah untuk membeli sembako harus terlebih dahulu mendapatkan kupon atau karcis sebagai alat membeli sembako yang tersedia.

"Warga tidak pernah ditawari atau kebagian kupon untuk membeli sembako murah tersebut. Malahan, yang dapat kupon kebanyakan dari keluarga RT, RW dan keluarga perangkat desa lainya. Tentunya ini tidak adil," geram sarman , Kamis 9 Mei 2019.

Paket sembako murah program Bupati Amril Mukminin ini menjadi bukti tidak berpihaknya pemerintah kepada masyarakat susah dan hanya diperuntukan keluarga perangkat desa.

"Memang membantu tapi bukan membantu masyarakat susah, hanya membantu dan sibagikan kepada yang berhak seperti perangkat desa saja," tambahnya.

Terpisah, Camat Bantan, Reza Noverindra dikonfirmasi mengaku kaget dan tidak mengetahui bahwa banyaknya keluhan warga tidak mendapatkan paket sembako murah.

"Kita percayakan semua kupon sembako murah ini kepada perangkat RT untuk dibagikan ke masyarakat karena mereka yang mengetahui mana saja warga yang layak menerima. Sampai saat ini kita belum mendapat informasi tersebut," kata Camat Bantan, Reza Noverindra.

Kendatipun demikian, Reza Noverinda berjanji akan menindak lanjuti permasalahan ini. Idealnya. sebagaimana harapan bupati pasar sembako murah bulan ramadan ini harus tepat kepada sasaran alias masyarakat yang layak menerima.

"Terimakasih informasinya, kita akan panggil RT yang  membagikan kupon tersebut dan akan kita tindak lanjuti," pungkasnya.***ief/sa
Bagikan:

Komentar