|
Menu Close Menu

Rombongan Fadli Zon Gagal Bertemu Mahasiswa Papua di Surabaya, Ini Penyebabnya

Rabu, 21 Agustus 2019 | 14:44 WIB
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon saat berkunjung ke Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, Jatim, Rabu (21/8/2019). (Foto: iNews.id/Ihya’ Ulumuddin)

RIAUANTARA.CO | SURABAYA – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dan rombongan gagal bertemu mahasiswa Papua di Asrama Jalan Kalasan, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Rabu (21/8/2019). Pasalnya, gerbang pintu asrama tampak tertutup rapat.

Tak seorang pun mahasiswa mau keluar. Bahkan, tepat di pintu gerbang asrama juga terpasang spanduk berisi tulisan penolakan. “Siapa pun yang datang, kami tolak”. Beberapa rombongan Fadli sempat mengabaikan spanduk tersebut dan berusaha menemui para mahasiswa. Namun, hasilnya nihil.

“Kami ingin menyampaikan keprihatinan terhadap apa yang terjadi. Salah satunya dimulai dari tempat ini (Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan) di Surabaya. Kemudian ada insiden-insiden yang terjadi di Papua juga,” kata Fadli Zon kepada wartawan.

Fadli mengaku sengaja datang untuk melihat dan mendengar langsung kondisi di lapangan, termasuk juga menyerap aspirasi dari para mahasiswa. “Kami tahu secara langsung, tidak hanya melihat dari berita media. Setelah dari sini, kami juga akan menemui Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya,” katanya.

Karena itu, Fadli juga mengajak sejulah anggota DPR RI dari Dapil Papua, di antaranya Michael Watimena, Willem Wandik, Steven Abraham dan Jimmy Demianus Ijie. “Setelah dari sini (Kalasan) kami juga akan bertemu gubernur dan wali kota,” katanya.

Diketahui, ketegangan Mahasiswa Papua dengan ormas dan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) di Surabaya beberapa waktu lalu merembet hingga ke sejumlah wilayah di Surabaya. Bahkan di Papua, massa juga turun jalan hingga melakukan aksi pembakaran dan menyerukan antirasisme. Di Timika, warga Papua juga menggelar aksi damai menyerukan perdamaian dan menolak rasisme.
(red/kom)

sumber: iNews.id
Bagikan:

Komentar