|
Menu Close Menu

Kabut Asap, Disdik Pekanbaru Belum Liburkan Siswa

Tuesday, September 10, 2019 | 14:20 WIB

Pekanbaru - Kabut asap di Kota Pekanbaru semakin pekat. Beberapa sekolah swasta sudah mulai meliburkan dan memulangkan siswa lebih awal, Selasa (10/9).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan, Disdik akan meliburkan peserta didik, mulai PAUD, TK dan SD saat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dalam rentang 200 hingga 299. Angka ISPU dalam rentang itu sudah sangat tidak sehat atau level merah.

Sementara, angka ISPU yang ditampilkan alat milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) saat ini menunjukkan angka 88 atau sedang.

"Kalau mendekati 200 baru mulai diliburkan. Kita tetap berperdoman ke sana," kata Abdul Jamal.

Disdik berpedoman kepada surat yang dikeluarkan Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru. Jamal menyebut, surat tersebut berisi tindakan penanganan dampak bahaya asap. Tindakan yang dilakukan sesuai kondisi ISPU.

"Saat ISPU dalam rentang 101 hingga 199 atau kualitas udara tidak sehat atau level kuning. Pada kondisi ini peserta didik harus kurangi aktivitas di luar ruangan," jelasnya.

Peserta didik harus mengenakan masker saat ke luar ruangan. Saat ISPU menunjukan angka lebih dari 300 maka dinas bisa meliburkan seluruh peserta didik, hingga ke tingkat SMP.

Sebab, angka itu menunjukkan udara saat itu sangat berbahaya atau masuk level hitam. Namun Jamal menyebut bahwa pihaknya memberi kewenangan kepada sekolah untuk ambil kebijakan secara situasional.

"Bagi sekolah yang kabut asapnya cukup tebal bisa memulangkan siswa lebih cepat. Tapi tetap kordinasi ke dinas," jelasnya
(red/mcr)
Bagikan:

Komentar