|
Menu Close Menu

Kamis, Siswa Kembali Bersekolah

Wednesday, September 25, 2019 | 10:02 WIB

Pekanbaru - Dinas Pendidikan Provinsi Riau, akan mengambil keputusan hari ini, Rabu (25/9), untuk menghimbau seluruh sekolah se Kabupaten Kota, yang telah libur selama lebih kurang dua minggu, kembali masuk sekolah mulai besok, Kamis (26/9). Keputusan ini di ambil setelah melihat kualitas udara sebagian wilayah Riau, yang mulai membaik pada hari Selasa (24/9) kemarin.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Rudiyanto, mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah melihat kondisi kualitas udara, dimana Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dibawah 200, bahkan sudah dibawah 100. Namun perlu kehati-hatian dalam mengambil keputusan karena asap di Riau fluktuatif.

“Alhamdulilah kualitas udara di Riau hari ini (kemarin red) sudah mulai membaik. Dan kita mengambil keputusan untuk menghimbau kepada seluruh sekolah, kembali aktif menjalankan proses belajar mengajar, mulai hari Kamis. Tapi kita lihat dulu kualitas udara besok (hari ini red). Kalau lebih baik dan aman, Kamis nya masuk sekolah,” ujar Rudi, Selasa (24/9).

Dijelaskan Rudi, pihaknya sudah mengadakan rapat bersama kepala sekolah se Kabupaten Kota, untuk membahas libur anak-anak dan juga jam tambahan, untuk mengisi jam belajar yang tertinggal selama libur sekolah dalam 10 hari ini.

“Semua kepala sekolah sudah sepakat, komitmen terhadap himbauan Gubernur. Dan kita juga sudah memberikan solusi untuk menambah jam belajar sekolah pada hari Sabtu, dan jam jam kosong untuk mengisi ketertinggalan. Jadi semua sudah setuju, agar pada saat masuk jadwal ujian mata pelajaran yang tertinggal bisa selesai,” jelas mantan Pj Bupati Inhil ini.

Sementara itu, Wakil Gubernur Riau Edi Natar Nasution, mengatakan, sesuai dengan keputusan sebelumnya, dimana untuk libur sekolah di tentukan dengan kualitas udara. Jika ISPU berada diatas 200 maka sekolah libur, dan jika ISPU di bawah 200 maka sekolah masuk kembali.

“Itu ukurannya adalah ISPU, ketika ISPU itu dibawah 200 dan sudah normal itu silahkan masing-masing, silahkan masuk kembali sekolah.

Sementara itu, ketika disinggung mengenai status darurat pencemaran udara, yang telah ditetapkan oleh Gubernur Riau pada Senin, (23/9) lalu, yang berakhir pada tanggal 30 September mendatang. Apakah mempengaruhi terhadap masuknya Siswa sekolah, Wagubri mengatakan tidak ada masalah dan tidak mempengaruhi.

“Tidak, tidak status itu tidak mempengaruhi. Kalau udara ini sudah sehat, kemudia guru minta masuk, yah bisa,” kata mantan Danrem 031 WB ini.

Kabut Asap Menipis Usai Hujan

Kondisi udara di Kota Pekanbaru, Selasa (24/9/2019) berada di level sedang setelah Senin kemarin diguyur hujan. Dengan kondisi demikian, kemungkinan pada Kamis (26/9/2019) lusa aktivitas sekolah kembali normal seperti biasa.

Konsentrasi Partikulat PM10 di Ibukota Provinsi Riau itu berada di angka 89. Papan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di depan Kantor Walikota Pekanbaru Jalan Jenderal Sudirman menunjukkan level Sedang.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan, kondisi itu bertahan kemungkinan hari Kamis aktivitas belajar mengajar di sekolah kembali normal.

"Kalau hari Rabu besok cuacanya baik seperti ini kemungkinan hari Kamis bisa masuk sekolah, Rabu sorenya kita akan buat pengumuman," kata Jamal, Selasa (24/9/2019).

Jamal menjelaskan, pertimbangan ini masih bersifat situasional. Jadi, jika kabut asap kembali selimuti Kota Pekanbaru, para siswa bisa saja diliburkan kembali.

"Kita masih melihat situasi dan kondisi yang ada. Intinya kalau besok cuaca bagus, sorenya kita buat pengumuman," tegasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Dinas Pendidikan telah mengeluarkan surat edaran untuk meliburkan sekolah ditingkat PAUD/TK/SD/SMP sampai tanggal 30 September 2019. Surat edaran ini mengacu pada kondisi udara Provinsi Riau yang ditetapkan Darurat Pencemaran Udara oleh Gubernur Riau. (red/mcr)
Bagikan:

Komentar