|
Menu Close Menu

Meski Sudah Turun Hujan, Hujan Buatan Tetap Diprioritaskan

Thursday, September 26, 2019 | 14:00 WIB

Pekanbaru - Kendati curah hujan telah mengguyur beberapa daerag di Riau, langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus menjadi perhatian. Ini terlihat dengan terus dilakukan langkah-langkah antisipasi dan penanganan.

Seperti dengan langkah teknologi modifikasi cuaca (TMC) dalam menciptakan hujan buatan. Aksi ini dinilai lebih menghasilkan harapan masyarakat banyak, dan mampu menghilangkan asap yang hampir dua bulan menyelimuti Provinsi Riau.

Koordinator Satuan Tugas (Satgas) Udara Jajang Setiawan, menilai, pihaknya terus melakukan upaya-upaya nyata di lapangan. Seperti dengan memaksimalkan TMC dalam kondisi sekarang menjadi pilihan utama.

“Langkah penanganan terus dilakukan. Aksi membuat hujan buatan lewat TMC ini juga telah melakukan inovasi baru,” paparnya, Kamis (26/9).

Jika sebelumnya hanya melakukan semai garam untuk dapat membentuk awan hujan, kini karena upaya itu tidak berhasil setelah berulang kali dilakukan. Maka ada penambahan zat baru, yakni mencampurnya dengan kapur tohor.

Langkah tersebut diyakini, karena modifikasi cuaca yang sudah dilakukan sejak tanggal 21 Sepetember lalu itu sudah menunjukkan hasil positif dengan turunnya hujan. Dengan langkah-langkah tersebut diharapkan terus dapat memadamkan api, dan menghilangkan asap di bumi melayu lancang kuning ini.
(red/mcr)
Bagikan:

Komentar