|
Menu Close Menu

Pemkab Siak Masih Kaji Penerapan PSBB

Rabu, 15 April 2020 | 21:59 WIB

RIAUANTARA.CO | Siak,_ Belum masuk zona merah penyebaran virus Corona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak, Riau sudah memikirkan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Sudah. Sudah kita pikirkan itu. Proposal penerapan PSBB sudah disiapkan," kata Bupati Siak Alfedri,  Rabu (15/4).

Tapi untuk dalam waktu dekat ini, PSBB belum diterapkan. Sebab, Kabupaten Siak belum masuk kriteria penerapan PSBB.

"Saya juga sudah sampaikan ke Gubernur Riau saat Rakor melalui video conference pada Senin (13/4) bahwa Siak belum menerapkan PSBB dalam waktu dekat ini," kata Alfedri.

Kendati begitu, semua sisi sudah dipersiapkan seperti proposal, administrasi dan anggaran. "Kita sudah bikin rinciannya sedetil mungki jika PSBB nantinya jadi diterapkan," kata dia.

Lebih jauh Alfedri mengatakan, pola penerapan PSBB juga sudah didesain sebaik mungkin. Ada dua pola yang akan diterapkan jika PSBB diberlakukan di daerah berjuluk 'Negeri Istana' tersebut.

"Kita bikin pola maksimal dan minimal. Pola maksimal misalnya penerapan PSBB dilakukan untuk daerah yang penduduknya padat. Seperti di Kecamatan Kandis, Minas dan Tualang. Kemudian pola minimal, daerah yang sudah ada PDP. Misal di Kecamatan Siak, Sungai Apit dan Kerinci Kanan," kata dia.

Kendati nantinya penerapan kedua pola itu diberlakukan, untuk pembagian sembilan bahan pokok (sembako) tetap sama dibagikan ke seluruh kecamatan.

"Selama tiga bulan ini, sembako yang memang harus diperbanyak. Saya juga sudah mebahas hal ini dengan semua OPD. Artinya selama tiga bulan ini, sembako untuk PDP kurang mampu dan masyarakat kurang mampu tetap terpenuhi," kata dia.

Untuk diketahui, hingga saat ini jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Siak sebanyak 11 orang. Semantara orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 1914.
(red)
Bagikan:

Komentar