|
Menu Close Menu

Di Tengah Pandemi Covid-19, Disdikbud Siak Siapkan Metode Belajar Via Televisi

Selasa, 14 Juli 2020 | 16:57 WIB


Siak, riauantara.co | Sebagai upaya untuk memudahkan para siswa mengikuti pembelajaran di tengah pendemi Covid-19, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Siak saat ini tengah menyiapkan terobosan baru berupa metode belajar melalui Televisi yaitu Siak TV. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten siak berkerjasama dengan  Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Siak untuk pembelajaran melalui televisi tersebut.


“Alhamdulillah, pagi tadi kami kedatangan tamu dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak yang rencananya akan bekerjasama dengan Diskominfo Kabupaten Siak dalam hal melaksanakan program belajar jarak jauh selama masa pandemi Covid-19. Program ini akan ditayangkan melalui Siak Televisi agar para peserta didik tingkat SD dan SMP tetap bisa belajar dengan menonton Siak TV. Insya Allah, program terobosan ini akan segera direalisasikan,” ujar Kabid Informasi Diskominfo Siak Paula Candra,  kepada awak media di Siak.


Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) SMP Disdikbud Siak Fahrurrozi, saat dikonfirmasi, Selasa (14/7/2020) terkait rencana pembelajaran via Televisi yang akan segera direalisasikan tersebut menuturkan, dalam program itu pihak Disdikbud Siak akan menghadirkan para guru untuk memberikan materi pelajaran melalui layar Televisi.


“Insya Allah, guru-guru kita nanti tampil di TV Siak untuk memberikan pembelajaran. Nanti kita jadwalkan sehingga di waktu yang sudah terjadwal, seluruh siswa se-Kabupaten Siak akan mengikuti pembelajaran melalui channel TV Siak,” papar Fahrurrozi.


Sebagaimana diketahui, saat ini siaran Siak TV sudah sangat mudah diakses melalui channel Youtube. Selain itu, siaran Siak TV juga sudah bisa ditonton melalui parabola Ninmedia, jaringan TV kabel yang berlangganan, dan aplikasi android.


Sehingga masyarakat maupun para pelajar yang hendak mengikuti program-program yang ditayangkan di Siak TV sudah tidak lagi kesulitan, kecuali masyarakat yang tinggal di daerah pelosok yang jauh dari jangkauan jaringan internet dan listrik. 
(kab/inf)

Bagikan:

Komentar