|
Menu Close Menu

Gubernur Riau: Kenaikan Kasus Covid-19 di Siak 400 Persen

Selasa, 18 Agustus 2020 | 17:08 WIB



Siak, riauantara.co | Gubernur Riau Syamsuar pada hari ini memimpin rapat percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Siak. Alasannya, kasus di daerah tersebut melonjak 400 persen terutama penyebaran dari klaster pegawai salah satu perusahaan besar di daerah tersebut.

"Kabupaten Siak sekarang masuk pada zona oranye. Bayangkan saja dalam kurun waktu satu bulan, kenaikannya sampai 400 persen lebih, ini harus menjadi perhatian serius," kata Syamsuar saat memimpin rapat percepatan penanganan Covid-19 Siak di ruang rapat PT. Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP), Selasa.


Syamsuar memberikan perhatian serius pada Kabupaten Siak, karena terjadi tren peningkatan kasus COVID-19 cenderung meningkat. Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Siak, hingga saat ini sebanyak 239 kasus dan dari jumlah tersebut terbanyak di Kecamatan Tualang, yakni 156 kasus.


Terdapat klaster penularan dari subkontraktor perusahaan IKPP terutama pegawai yang didatangkan dari luar Provinsi Riau. Karena itu, Syamsuar meminta perusahaan untuk memberikan perhatian serius dalam penanganan Covid-19.


"Saya meminta perusahaan untuk menyiapkan tempat khusus isolasi mandiri. Jangan di biarkan isolasi sendiri karena bisa menularkan dengan yang lain," katanya.


Menurut dia, tanggal 13 Maret 2020 Pemprov sudah menyurati perusahaan untuk disiplin melakukan pencegahan Covid-19. "Sampai bulan Juli, Alhamdulillah di perusahaan kita belum ada yang positif, tapi sekarang trennya meningkat," katanya.


Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia Imam Effendi mengatakan akan menurunkan dua kompi pasukan untuk pelaksanaan sikap disiplin masyarakat di Siak. "Kita akan turunkan dua kompi pasukan untuk membantu sikap disiplin patuhi protokol kesehatan, karena hal ini menjadi perhatian kita bersama," ujar Kapolda.


Berdasarkan data terbaru Dinas Kesehatan Riau, Selasa, di Provinsi Riau terdapat penambahan 22 kasus terkonfirmasi Covid-19. Total terkonfirmasi Covid-19 ada 1.039 kasus, terdiri dari yang melakukan isolasi mandiri 137 orang, pasien dirawat di rumah sakit rujukan 246 orang, yang sudah sembuh 640 orang dan 16 meninggal.


Sementara itu, jumlah terduga (suspek) Covid-19 yang isolasi mandiri berjumlah 5.394 orang. Sedangkan yang diisolasi di RS berjumlah 48 orang. Jumlah suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 5.910 orang, dan yang meninggal dunia berjumlah 20 orang. Total suspek berjumlah 11.372 orang.
(Inf/kab)


Bagikan:

Komentar