|
Menu Close Menu

Bupati Siak: Pendamping Desa Punya Peran Strategis Sukseskan Pembangunan

Selasa, 01 September 2020 | 18:32 WIB


Siak, riauantara.co | Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) menggelar Rapat Koordinasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), Alokasi Dana Khusus (ADK) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bersama 183 pendampimg desa, Selasa (1/9/2020)

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Bupati Siak Drs.H.Alfedri,M.Si didampingi  Plt.Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Siak Budhi Yuwono.

“Pendamping desa perannya sangat strategis dalam rangka menyukseskan pembangunan di wilayah pedesaan,” kata Bupati.

Bupati juga menyampaikan perbandingan Indek Desa Membangun hingga tahun 2019 yang telah mengalami peningkatan,namun ia berharap agar pendamping desa ikut berperan untuk meningkatkan indeks tersebut.

"Di tahun 2016 masih terdapat 25 desa sangat tertinggal dan 59 desa tertinggal, namun hingga tahun 2019 desa desa tersebut telah meningkat mnjadi 94 desa berkembang, 21 desa maju dan 3 desa mandiri. Harapan kita bersama agar pendamping desa untuk terus berinovasi sesuai dengan regulasi yang berlaku, hingga pemerintahan desa mampu menjelma menjadi desa mandiri," kata Bupati.

Selain itu, Bupati Alfedri juga menyampaikan Badan Usaha Milik Desa di Kabupaten Siak perannya sangat strategis guna meningkatkan pendapatan masyarakat desa, dimana bidang usaha koperasi menjadi yang tertinggi dibanding bidang usaha lainnya.

Bupati Siak mengharapkan peran lebih pendamping kampung dalam meningkatkan berbagai bidang usaha yang realisasinya masih rendah, menurutnya ini menjadi penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Beberapa bidang usaha yang capaiannya masih rendah, seperti bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, bidang sosial dasar serta bidang penyewaan untuk terus ditingkatkan. Saya berharap saudara-saudara pendamping desa mmberikan perhatian lebih pada bidang usaha ini, agar perekonomian masyarakat desa terus dapat ditingkatkan," harapnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Alfedri mngajak seluruh pendamping desa untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.

"Saya harapkan pada rakor ini agar pendamping desa dapat terus meningkatkan kualitas SDM, bagaimana hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Lakukanlah inovasi dan terobosan baru demi kemajuan desa,manfaatkanlah teknologi informasi untuk memudahkan segala tugas dan kewajiban," katanya.

Tak lupa dalam acara ini Bupati mengingatkan kepada seluruh peserta rakor untuk memperhatikan penerapan protokol kesehatan, menjaga jarak dan memakai masker wajib terus dilaksanakan.

Dalam sesi sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Budhi Yuwono dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan wujud pembinaan pemerintah daerah kepada pemerintah desa beserta stakeholder terkait.

Asisten I Setda Kabupaten Siak itu juga berharap agar langkah koordinasi antar lembaga pemerintahan desa dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan desa mandiri yang mampu mensejahterakan seluruh masyarakat ditingkay desa.

Acara di lanjutkan dengan penandatanganan komitmen 183 tenaga pendamping desa dalam melaksanakan tugas dan kewajiban sesuai dengan tupoksi masing-masing.

Di awal acara juga dilaksanakan penyerahan penghargaan dari Bupati Siak kepada 10 desa dengan BUMDes terbaik, yakni desa Seminai, desa Buana Bhakti, desa Buatan Baru Kecamatan Kerinci Kanan.

Kemudian desa Lubuk Tilan Kecamatan Dayun, desa Simpang Perak Jaya Kecamatan Kerinci Kanan, desa Teluk Merbau desa Merangkai Kacamatan Dayun, desa Jabung Makmur Kecamatan Kerinci Kanan, desa Banjar Seminai Kecamatan Dayun, dan nomor 10 desa Rantau Bertuah Kecamatan Minas.
(kab/inf)

Bagikan:

Komentar