Rumah Yatim Bagikan 40 Bantuan Sembako dan Uang Tunai Bersama Karang Taruna Ceria Sialang Rampai | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Rumah Yatim Bagikan 40 Bantuan Sembako dan Uang Tunai Bersama Karang Taruna Ceria Sialang Rampai

Rabu, 24 Februari 2021 | 16:07 WIB


RIAUANTARA.CO | PEKANBARU - Rumah Yatim Riau membagikan bantuan 40 paket sembako dan 10 bantuan uang tunai, untuk warga kurang mampu di Kelurahan Sialang Rampai, Kecamatan Kulim, Pekanbaru, Rabu (24/2/2021).


Bantuan diserahkan di kantor Karang Taruna Ceria dihadiri Camat Kulim, Sekcam, Lurah Sialang Rampai, Ketua Karang Taruna dan Kepala Cabang Rumah Yatim Riau.


Sementara penerima bantuan memiliki katagori Lansia, warga kurang mampu dan warga terdampak pandemi Covid-19.


Ketua Karang Taruna Ceria Kelurahan Sialangrampai, Rahmad Handayani mengucapkan terimakasih kepada  Rumah Yatim yang telah memberikan bantuan sembako dan biaya hidup di wilayah Kelurahan Sialangrampai.


"Saya berterimakasih kepada Rumah Yatim yang telah mempercayakan saya untuk mendistribusikan bantuan sembako dan  bantuan biaya hidup kepada warga di kelurahan tempat saya tinggal," ucap Rahmad.


Sedangkan Marzali, Camat Kulim, juga mengucapkan terimakasih kepada Rumah Yatim Cabang Riau atas bantuan yang diberikan kepada warga kecamatan Kulim.


"Saya mendoakan semoga semakin banyak donatur yang membagikan sebagian rezeki mereka kepada Rumah Yatim untuk bisa disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan," kata Camat.


Camat juga menghimbau, dimasa pandemi Covid-19, warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, rajin cuci tangan, jangan berkerumunan dan tetap jaga jarak.


Ramdhan, Kepala Cabang Rumah Yatim Riau menjelaskan bahwa bantuan  disalurkan kepada sejumlah warga yang memiliki katagori kurang mampu dan warga yang terdampak pandemi Covid-19.


Program  bantuan sembako dan bantuan tunai dilakukan Rumah Yatim secara rutin tiap bulan. Banyaknya sembako yang disalurkan tergantung  sumbangan masyarakat  bantuan dari sejumlah donatur yang bekerja sama.*"/miko

Bagikan:

Komentar