Peresmian Pondok Pesantren, Gubri : Dulu Bengkalis Pernah Mengikuti Mengaji Tingkat Internasional | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Peresmian Pondok Pesantren, Gubri : Dulu Bengkalis Pernah Mengikuti Mengaji Tingkat Internasional

Jumat, 03 Desember 2021 | 15:59 WIB


BENGKALIS, (riauantara.co) - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada peresmian Pondok Pesantren Al Hidayah Basnaz Riau, di Desa Teluk Rhu, Kecamatan Rupat Utara, Bengkalis, Riau, Jumat (03/12/2021).


Dalam sambutannya, Gubri menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendukung hal yang berkenaan dengan peresmian Pondok Pesantren di Provinsi Riau.


"Saya melihat potensi orang Bengkalis ini besar dulu pernah ada yang mengikuti mengaji hingga tingkat internasional. Namun perlu di dukung sarananya (seperti pondok pesantren ini)," kata Gubri.


Untuk itu, melalui peresmian Pondok Pesantren Al Hidayah Basnaz Riau ini, Gubernur Syamsuar mengharap dapat mengedukasi masyarakat khususnya di daerah pesisir di Pulau Rupat ini.


Karena, menurutnya beberapa daerah pesisir di Provinsi Riau menjadi sarana masuknya narkoba yang patut untuk di waspadai. Sehingga perlu, perhatian bagi masyarakat sekitar agar lebih memperhatikan masa depan khususnya generasi muda.


"Pembangunan pondok pesantren ini, tentunya kita harapkan juga bisa membentengi anak-anak generasi muda kita agar lebih memahami agama sedari kecil," ungkapnya.


Dalam kesempatan tersebut, Gubri juga mengajak masyarakat khususnya yang di Pulau Rupat untuk membayar zakat. Karena membayar zakat sebagai upaya pembersihan harta.


"Selain itu, pengumpulan zakat terhadap petani - Petani kita ini juga perlu di tingkat, dengan melakukan kampanye zakat," tuturnya.


Sementara itu, Ketua Baznas, Noor Achmad mengapresiasi dilakukan pembangunan pondok pesantren di daerah perbatasan seperti di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau ini.


"Seperti yang dikatakan oleh Gubernur Riau agar tidak hampa. Dan Alhamdulillah izin terhadap bangunan pesantren ini juga langsung dikeluarkan," ucap Ketua Baznas ini.


Noor Achmad berharap masyarakat serta tokoh-tokoh masyarakat dapat memelihara pondok pesantren ini dan pesantren ini dapat berkembang agar Baznas bisa memasukkan program Baznas yaitu ekonomi pesantren. Ekonomi pesantren ini bertujuan untuk memberikan dampak ekonomi khususnya di lingkungan pesantren.


"Kami tunggu betul pesantren ini, bisa tumbuh menjadi besar sehingga program-program BAZNAS yang telah menjadi center of excellence nanti program-program nasional BAZNAS juga sebagian akan kami tempatkan di pesantren ini," ujarnya.


Ia menjelaskan, program ekonomi pesantren ini tentunya akan masyarakat bersama pihak pesantren sekaligus mengawasi oleh masyarakat itu sendiri.


"Bisa dilakukan persiapan skema ekonomi pesantren segera di susun, yang penting nantinya bagaimana kurikulum  yang di pesantren ini," tuturnya.**Ril

Bagikan:

Komentar