Karena Putranya Aniaya Warga Pakai Senjata Tajam, Anggota DPRD Riau Kasir Minta Maaf | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Karena Putranya Aniaya Warga Pakai Senjata Tajam, Anggota DPRD Riau Kasir Minta Maaf

Kamis, 01 Februari 2024 | 18:52 WIB




RIAUANTARA.CO |PEKANBARU - Diketahui ada halnya video permintaanya maaf anggota DPRD Riau Kasir didamping istri atas perbuatan anaknya dalam kasus penganiayaan pakai senjata tajam, beberapa waktu lalu.


Dimana itu diketahui, Dolly Handika (22) ini merupakan anak kedua dari Anggota DPRD Riau Kasir. Kasus inipun berbuntut panjang. Setelah sempat membuat geram warganet karenakan unggahan video para pelaku justru bangga atas perbuatannya kepada korban.


Dolly inipun akhirnya ditahan oleh Polresta Pekanbaru sedangkan dua rekanya hingga kini masih buron. Atas perbuatan anaknya itu, Kasir dengan serta sang istri Syafrida Nainggolan inipun akhirnya meminta maaf secara terbuka.


"Saya Kasir, dan juga didampingi saya Istri Syafrida Nainggolan selaku orang tua dari Dolly Handika. Di sini saya memohon maaf yang sebesar-besarnya pada saudara Yogi selaku korban dari perkelahian yang telah terjadi di New Hotel Hollywood beberapa bulan yang lalu," ungkap Kasir.


Pernyataan permintaanya maaf Anggota DPRD Riau yang juga saat sekarang turut masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) di Pemilu 2024 mendatang. Ia melalui video singkat berdurasi 1 menit 18 detik di akun media sosialnya, Kamis (1/2/2024).


Kasir ini juga mengharapkan korban mau dapat memaafkan anaknya dan ia berjanji hal serupa tidak akan terjadi lagi. "Atas hal semua dari kesalahan anak saya ini, saya sebagai orang tua memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada saudara Yogi,"

katanya.


Lanjutnya semoga Yogi dapat menerima permohonan maafSaya dan anak saya berjanji tidak akan melakukan hal yang sama di kemudian hari. Demikian permohonan maaf kami semoga saudara Yogi berkenan menerimanya.


Sementara itu, terpisah dari kuasa hukum korban, Donny Warianto, mengatakan soal hal menerima permintaan maaf dari Kasir tergantung kliennya. "Ya, jikalau itu adalah jalan damai, tentu diserahkan kepada klien saya, Yogi. Semoga ada yang terbaik dari kedua belah pihak," pungkasnya.


Donny Warianto menjelaskan, kejadian penganiayaan itu bermula ketika teman korban berinisial E menghubunginya untuk mengantarkan uang dan charger ponsel ke hotel.


Setibanya di hotel, tiba-tiba seorang perempuan yang diketahui pacar pelaku berinisial GRP mengaku dilecehkan oleh seseorang.


"Si wanita tersebut kemudian menghubungi pacarnya, dan pacarnya menghubungi dua orang rekannya," kata Donny.


Belum diketahui siapa yang pelaku pelecehan, tetapi pria berinisial E yang kebetulan ada di depan hotel langsung disergap GRP.


Korban Yogi yang melihat temannya disergap mencoba melerai, namun tiba-tiba pelaku Dolly Handika bersama rekannya berinisial R datang dan terjadilah perkelahian yang berujung pembacokan. **Irul

Bagikan:

Komentar