Warga Sukoharjo Ditangkap di Bantul Curi HP, Gelandangan di Bantul Ditangkap Polisi | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Warga Sukoharjo Ditangkap di Bantul Curi HP, Gelandangan di Bantul Ditangkap Polisi

Jumat, 29 Agustus 2025 | 13:05 WIB




Jateng, riauantara.co | SEORANG warga Sukoharjo, Jawa Tengah berinisial HW (40) diamankan Unit Reskrim Polsek Sewon lantaran mencuri handphone milik korban P (45), warga Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).


Kanit Reskrim Polsek Sewon, AKP Rudianto, mengungkapkan, aksi.pencurian terjadi saat korban berinisial P (45), warga Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, pulang dari bekerja langsung beres-beres rumah pada Senin 25 Agustus sekira pukul 09.00 WIB. 


"Korban langsung meletakkan handphon yang bermerek Samsung Galaxy J5 Pro 32 gigabyte di dalam rumah. Saat, istirahat pintu utama rumah korban terbuka dan langsung istirahat tidur," ujarnya saat jumpa pers Kamis 28 Agustus 2025.




Ia melanjutkan, sekitar pukul 14.00 WIB, korban terbangun karena mendengar ada suara orang masuk ke rumahnya.


"Korban langsung melihat ke depan rumah dan mendapati ada orang yang baru saja keluar rumahnya. Korban pun bergegas mencari handphone miliknya. Akan tetapi, handphone tersebut sudah tidak ada," urainya.


Saat itu, lanjutnya, korban langsung bergegas mengejar orang yang tadi masuk ke rumahnya.


"Ternyata orang tersebut adalah pelaku HW. Tersangkan pun langsung diamankan oleh korban dan sejumlah warga sekitar," tambahnya.


"Jadi modusnya pelaku, pelaku selalu jalan. Ketika ada pintu rumah yang terbuka, pelaku langsung masuk ke dalam rumah dan pada saat pemilik rumah tidur atau lengah, pelaku langsung ambil barang pemilik rumah. Tersangka ini seorang gelandaangan," jelasnya.


Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.


Dihadapan wartawan, tersangka mengaku, handphone curian itu akan dipakai sendiri. “Rencananya mau dipakai sendiri,” katanya.


Tersangka selama ini berada di Jogja hidup sebagai gelandangan dikarenakan tidak memiliki pekerjaan. Ia pun mengaku sudah pernah melakukan aksi pencurian serupa.


"Kalau dulu sudah pernah (mencuri handphone), pak. Tapi, ditebus. Di Jogja enggak punya tempat tinggal. Di sini dulu kerja proyek, proyeknya selesai tapi enggak pulang. Punya keluarga, tapi ibu saya sudah tua. Saya belum punya istri," tambah dia.

Bagikan:

Komentar