Elevasi Waduk Koto Panjang Terus Naik di Awal Tahun 2026, PLTA Lakukan Pemantauan Intensif | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Elevasi Waduk Koto Panjang Terus Naik di Awal Tahun 2026, PLTA Lakukan Pemantauan Intensif

Kamis, 01 Januari 2026 | 15:37 WIB
Manajemen PLTA Koto Panjang di Kabupaten Kampar, Riau, kembali merilis laporan terkini kondisi Waduk Koto Panjang pada Kamis, 1 Januari 2026.

Kampar,_ Manajemen PLTA Koto Panjang di Kabupaten Kampar, Riau, kembali merilis laporan terkini kondisi Waduk Koto Panjang pada Kamis, 1 Januari 2026, pukul 07.00 WIB. Data pemantauan menunjukkan elevasi permukaan air waduk berada di angka 80,44 meter di atas permukaan laut (mdpl), mengalami kenaikan dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat 80,10 mdpl pada jam yang sama.


Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, menjelaskan bahwa peningkatan elevasi ini dipicu oleh tingginya debit air masuk dari wilayah hulu. Pada periode pemantauan tersebut, debit inflow ke waduk tercatat mencapai 1.287,15 meter kubik per detik.


"Sedangkan debit air yang keluar melalui turbin atau outflow berada pada angka 226,84 meter kubik per detik," ungkap Dhani.


Sebagai langkah pengendalian, sebelumnya manajemen PLTA Koto Panjang telah melakukan pembukaan pintu pelimpah waduk atau spillway gate pada Selasa, 30 Desember 2025, pukul 10.00 WIB. Kebijakan ini diambil melalui mekanisme early release setelah mendapatkan rekomendasi Tim Koordinasi Pengoperasian Bendungan dan sesuai dengan standar operasional yang berlaku.


Pada tahap awal, dua pintu spillway dibuka masing-masing setinggi 50 sentimeter. Berdasarkan perhitungan buangan air, bukaan tersebut menghasilkan debit outflow spillway sekitar 134 meter kubik per detik. Dengan demikian, total debit air keluar waduk merupakan akumulasi dari aliran turbin dan spillway.


Dhani Irwansyah menegaskan bahwa langkah early release menjadi solusi penting mengingat saat ini PLTA Koto Panjang hanya mengoperasikan dua unit pembangkit. Kondisi tersebut membuat kapasitas aliran keluar melalui turbin belum dapat dimaksimalkan.


"Kami terus melakukan pemantauan secara ketat terhadap elevasi waduk dan debit aliran Sungai Kampar, menyesuaikan dengan perubahan inflow dan kondisi cuaca di hulu," jelasnya.


Manajemen PLTA Koto Panjang juga kembali mengingatkan masyarakat yang bermukim di wilayah hilir waduk dan sepanjang Sungai Kampar agar tetap meningkatkan kewaspadaan serta berhati-hati dalam beraktivitas. Warga diminta mengikuti setiap informasi resmi yang disampaikan oleh pihak PLTA dan instansi terkait.


Pemantauan akan terus dilakukan secara berkala, dan perkembangan terbaru akan diinformasikan sesuai dengan kondisi lapangan.

Bagikan:

Komentar