![]() |
| Anggota Komisi X DPR RI, Karmila Sari, menghadirkan angin segar bagi sektor pendidikan di Kabupaten Rokan Hilir |
Rohil, riauantara.co | Anggota Komisi X DPR RI, Karmila Sari, menghadirkan angin segar bagi sektor pendidikan di Kabupaten Rokan Hilir. Melalui jalur aspirasi, ia berhasil memperjuangkan tambahan 20.000 kuota beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) serta sejumlah paket revitalisasi sekolah.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Riau I, Karmila menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen nyata agar tidak ada lagi anak di Rokan Hilir yang terpaksa putus sekolah karena keterbatasan biaya.
"Tambahan 20.000 kuota PIP aspirasi di luar jalur reguler ini membuka peluang lebih luas bagi siswa kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan. Ini juga sejalan dengan visi pembangunan pendidikan Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam," ujarnya.
Secara teknis, bantuan yang diperjuangkan meliputi beberapa program strategis. Untuk PIP jalur aspirasi, tersedia 20.000 kuota baru bagi siswa SD, SMP, dan SMA sederajat, melengkapi kuota reguler sebanyak 4.411 penerima.
Selain itu, program revitalisasi sekolah (Revit) mencakup 1 PAUD, 9 SD, dan 4 SMP melalui jalur aspirasi. Bantuan ini menambah program reguler yang juga tengah berjalan, yakni 3 PAUD, 18 SD, dan 14 SMP.
Tak hanya itu, program KIP Kuliah juga mendapat pendampingan berkelanjutan bagi mahasiswa asal Rohil yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Karmila menegaskan akan terus mengawal pelaksanaan program agar tepat sasaran dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Rokan Hilir.
"Pendidikan adalah kunci memutus rantai kemiskinan. Kami akan memastikan program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tutupnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rohil, M. Nurhidayat, menyampaikan apresiasi atas perjuangan tersebut. Menurutnya, dukungan aspirasi dari Komisi X DPR RI ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
"Ini sejarah baru bagi Rohil. Penambahan 20.000 kuota PIP sangat membantu masyarakat kurang mampu dan menjadi bukti nyata perhatian wakil rakyat di tingkat pusat," ungkapnya.
Masyarakat Rohil yang memenuhi kriteria, seperti keluarga kurang mampu atau rentan, maupun anak dari orang tua ASN/TNI/Polri maksimal golongan II ke bawah, dapat segera mendaftarkan diri. Siswa harus terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan bersekolah di bawah naungan Kemendikdasmen.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan resmi yang telah disediakan panitia. https://forms.gle/5CbZnLoDpaVkZJEdA


Komentar