Dari Gulat ke Sepatu Roda: Kiprah KHAIRUL MINAN Cetak Atlet Berkarakter dan Berprestasi | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Dari Gulat ke Sepatu Roda: Kiprah KHAIRUL MINAN Cetak Atlet Berkarakter dan Berprestasi

Rabu, 22 April 2026 | 08:01 WIB

 

Pekanbaru, riauantara.co – Sosok KHAIRUL MINAN, S.Pd, Gr., AIFO-P atau yang akrab disapa Coach Irul, menjadi salah satu figur penting dalam perkembangan olahraga sepatu roda di Riau. Dengan dedikasi tinggi dan pengalaman panjang, ia berhasil mengukir prestasi sekaligus membentuk karakter atlet muda yang tangguh dan disiplin.


Sehari-hari, Coach Irul mengabdikan diri sebagai guru olahraga di SD Negeri 172. Namun di luar ruang kelas, ia adalah pelatih yang penuh semangat di lapangan. Dari suara derap roda hingga teriakan motivasi yang menggema, perjalanan panjangnya sebagai pelatih telah memasuki tahun kedelapan.


Karier kepelatihannya dimulai sejak 2018, saat dipercaya menangani klub sepatu roda Bina Muda Pekanbaru. Di bawah kepemimpinannya, klub ini konsisten menorehkan prestasi, bahkan kerap meraih gelar juara umum dalam berbagai kejuaraan.


Perjalanan Coach Irul tidaklah mudah. Ia memulai dari latar belakang sebagai atlet gulat Riau yang belum sempat meraih podium. Namun kegagalan tersebut tidak menghentikan langkahnya. Justru dari pengalaman itu, ia menemukan panggilan baru sebagai pelatih di cabang olahraga yang berbeda sepatu roda.


“Menjadi pelatih itu seperti pemahat. Saya tidak menciptakan batu, tetapi membentuk karya seni dari batu mentah itu,” ungkapnya.


Puncak kariernya mulai terlihat ketika ia dipercaya menjadi pelatih tim sepatu roda Riau pada ajang PON Papua 2021. Kepercayaan ini menjadi titik balik yang membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih profesional yang mampu membawa tim ke level kompetisi nasional.


Tak berhenti di situ, Coach Irul juga dipercaya melatih tim di berbagai daerah, seperti PengKab Bengkalis pada 2023 dan PengKab Rokan Hilir pada 2026. Perannya tidak hanya melatih teknik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai penting seperti disiplin, kerja keras, dan loyalitas kepada tim.


Dalam setiap sesi latihan, Coach Irul dikenal tegas. Ia selalu menekankan pentingnya kedisiplinan waktu dan keseriusan dalam berlatih. Baginya, menjadi atlet bukan sekadar soal kemampuan individu, tetapi juga tentang kontribusi untuk tim.


“Saya selalu ingatkan anak-anak, latihan itu harus maksimal dan mencapai target. Mereka bukan hanya bertanding untuk diri sendiri, tapi juga untuk tim,” ujarnya.


Baginya, keberhasilan terbesar bukan hanya soal piala atau medali. Lebih dari itu, ia merasa bangga ketika melihat perubahan karakter para atlet binaannya menjadi pribadi yang lebih kuat, disiplin, dan percaya diri.


Kini, Coach Irul terus menatap masa depan dengan optimisme. Ia percaya bahwa seorang pelatih sejati adalah mereka yang mampu mencetak atlet yang lebih hebat dari dirinya sendiri. Dengan semangat tersebut, ia berkomitmen untuk terus melahirkan generasi atlet sepatu roda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter kuat.

Bagikan:

Komentar