Disnakertrans Riau Selidiki Kecelakaan Lift Proyek RS Santa Maria, Tiga Pekerja Luka Berat | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Disnakertrans Riau Selidiki Kecelakaan Lift Proyek RS Santa Maria, Tiga Pekerja Luka Berat

Jumat, 10 April 2026 | 09:28 WIB
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan kerja di proyek pembangunan gedung baru Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru.
Pekanbaru, riauantara.co | Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan kerja di proyek pembangunan gedung baru Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru.

Kepala Disnakertrans Riau, Roni Rakhmat melalui Kepala Bidang Pengawasan, Bayu Surya, menyampaikan bahwa tim pengawas telah diterjunkan langsung ke lokasi untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan.

"Pengawas sudah ke lapangan, ada tiga orang. Satu orang spesialis lift dan dua penyidik pegawai negeri sipil (PPNS)," ujar Bayu, Kamis (10/4).

Ia menambahkan, pihaknya juga akan segera memanggil pihak terkait, baik dari manajemen perusahaan maupun pihak rumah sakit, guna mendalami aspek keselamatan kerja dalam proyek tersebut.

"Kita akan lakukan pemanggilan kepada pemberi kerja dan penerima kerja. Dari pihak rumah sakit kita panggil, dari pihak kontraktor juga kita panggil. Kita akan melihat kontrak kerjanya seperti apa, termasuk apakah tenaga kerja sudah terdaftar BPJS atau belum," jelasnya.

Insiden tersebut diketahui terjadi pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Sebuah lift barang di proyek tersebut dilaporkan terjatuh dari lantai tujuh hingga ke dasar bangunan.

Akibat kejadian itu, tiga pekerja mengalami luka berat. Mereka adalah Kusnia (23), warga Garut, Jawa Barat, yang mengalami patah tulang kaki dan luka di bagian wajah, serta Muhammad Agit Nurjamil (25) dan Ashari Ananta Pangestu (27) yang masing-masing mengalami patah tulang kaki.

Kanit Reskrim Polsek Sukajadi, Leo Dirgantara, menyebutkan bahwa para korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif.

"Akibat kejadian tersebut, tiga pekerja mengalami luka berat dan saat ini menjalani perawatan di RS Santa Maria Pekanbaru," ujarnya.

Ia menjelaskan, peristiwa bermula saat ketiga pekerja selesai membersihkan peralatan di lantai tujuh dan hendak turun menggunakan lift barang. Namun, ketika berada di sekitar lantai enam, lift tiba-tiba berhenti sebelum akhirnya jatuh.

"Diduga kawat sling mengalami gangguan karena bergulung tidak beraturan. Tidak lama kemudian lift jatuh ke lantai dasar. Diduga rem tidak berfungsi," jelas Leo.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kabel baja yang putus, satu unit angkong, serta patahan sekop besi. Saat ini, area kejadian telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Bagikan:

Komentar