''Jalan Hidup Anak Pujud'' Diluncurkan, Kisah Saleh Djasit Sarat Nilai dan Inspirasi | riauantara.co
|
Menu Close Menu

''Jalan Hidup Anak Pujud'' Diluncurkan, Kisah Saleh Djasit Sarat Nilai dan Inspirasi

Rabu, 15 April 2026 | 13:26 WIB
Peluncuran buku autobiografi Brigjen TNI (Purn) H. Saleh Djasit, SH berjudul Jalan Hidup Anak Pujud
Pekanbaru, riauantara.co | Peluncuran buku autobiografi Brigjen TNI (Purn) H. Saleh Djasit, SH berjudul Jalan Hidup Anak Pujud berlangsung khidmat di Balai Rung Tenas Effendy, Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Rabu (15/4/2026).

Buku setebal 428 halaman yang terdiri dari 13 bab ini diterbitkan oleh Taman Karya, anggota IKAPI, dan ditaja oleh LAMR Provinsi Riau sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan hidup tokoh tersebut.

Ketua Umum DPH LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, dalam sambutannya menilai Saleh Djasit sebagai tokoh yang memiliki kontribusi besar dalam menjadikan adat dan budaya Melayu sebagai landasan pembangunan di Riau.

"Pak Saleh Djasit adalah sosok yang berhasil menempatkan adat Melayu sebagai dasar pembangunan daerah. Bahkan, visi Riau sebagai pusat budaya Melayu di Asia Tenggara yang dirintis beliau masih menjadi arah hingga hari ini," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi semangat Saleh Djasit yang tetap produktif di usia lanjut. "Semangat beliau dalam menulis di usia senja patut menjadi inspirasi bagi kita semua, bahwa berkarya tidak mengenal batas usia," tambahnya.

Dalam sekapur sirihnya, Saleh Djasit mengungkapkan bahwa proses penulisan buku tersebut dimulai sejak tahun 2008 dan baru rampung setelah 18 tahun dengan melibatkan tiga editor serta dukungan dari almarhum Chaidir yang turut menulis kata pengantar.

"Buku ini adalah rekam jejak perjalanan hidup saya yang ditulis dengan penuh kejujuran. Saya berharap dapat menjadi referensi bagi keluarga dan masyarakat, sekaligus meluruskan kisah perjalanan hidup saya," ungkapnya.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi adat arak-arakan buku serta tepuk tepung tawar yang diiringi gendang panjang dan nafiri. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan sampul buku, penyerahan buku dan sertifikat kepada para pemberi testimoni, serta penayangan video yang mengulas isi dan proses penulisan buku tersebut.
Bagikan:

Komentar