Karhutla Bengkalis Masih Berkobar, Tim Gabungan Perkuat Upaya Pemadaman | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Karhutla Bengkalis Masih Berkobar, Tim Gabungan Perkuat Upaya Pemadaman

Selasa, 07 April 2026 | 15:29 WIB
Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah titik di Kabupaten Bengkalis, Riau
Pekanbaru, riauantara.co | Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah titik di Kabupaten Bengkalis, Riau, masih terus berlangsung secara intensif. Penanganan saat ini difokuskan di beberapa desa di Kecamatan Bengkalis dan sekitarnya, dengan dukungan tambahan personel dari berbagai daerah operasi (daops) Manggala Agni.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, menyampaikan bahwa di Desa Palkun, proses pemadaman baru memasuki hari pertama dengan dukungan bantuan kendali operasi (BKO) dari Daops Pekanbaru yang mengerahkan satu regu personel.

Di lokasi tersebut, tim juga memanfaatkan alat berat untuk membuat embung sebagai sumber air. Namun, pemadaman belum berjalan maksimal karena embung masih menunggu terisi air.

"Upaya pemadaman terus dilakukan dengan memindahkan pompa jinjing secara bertahap mendekati titik api, memanfaatkan sumber air dari embung yang telah dibuat," jelas Ferdian.

Sementara itu, kabar baik datang dari Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara. Setelah delapan hari operasi, kebakaran di wilayah tersebut berhasil dipadamkan sepenuhnya. Empat tim gabungan yang terdiri dari personel Daops Sumatera V/Dumai serta bantuan dari Sarolangun dan Musi Banyuasin dinyatakan berhasil menuntaskan pemadaman hingga status clear and clean.

Di Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis, proses pemadaman masih berlanjut hingga hari keempat. Satu regu dari Daops Siak dikerahkan dengan dukungan water bombing untuk mempercepat penanganan api.

Kondisi serupa juga terjadi di Desa Kelemantan Barat, di mana tim menghadapi tantangan berupa angin kencang yang membuat api sempat melewati sekat yang telah dibuat. Meski demikian, upaya pemadaman terus dilakukan dengan memperluas sekat api, walaupun keterbatasan sumber air menjadi kendala utama.

Di luar wilayah Bengkalis, tepatnya di Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, kebakaran berhasil dipadamkan pada hari keempat.

"Tim gabungan dari Daops Rengat dan BPBD telah menyelesaikan proses pendinginan hingga dinyatakan clean and clear," tambah Ferdian.

Selain penanganan darat, operasi modifikasi cuaca (OMC) juga dilakukan melalui satu kali penerbangan di rute Dumai–Rupat. Namun hingga malam hari, belum ditemukan potensi awan yang dapat dimanfaatkan untuk hujan buatan.

Untuk memperkuat penanganan, satu regu tambahan dari Daops Siak juga telah dikirim ke Desa Kembung Luar, Bengkalis. Sementara itu, tim bantuan dari Musi Banyuasin dan Sarolangun mulai ditarik kembali dari lokasi.

Saat ini, seluruh kekuatan difokuskan di Bengkalis dengan total empat regu yang disebar di Desa Palkun, Kelemantan Barat, Sekodi, dan Kembung Luar.

"Kami memusatkan upaya di Bengkalis dengan empat regu di sejumlah titik. Mohon dukungan agar proses pemadaman berjalan lancar," tutup Ferdian.
Bagikan:

Komentar