Jakarta, riauantara.co - PRESIDEN ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, menggelar silaturahmi bersama 157 Ketua relawan dan Youtuber yang turut mengantarkan kemenangan pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.
Pertemuan itu berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur Jumat akhir pekan lalu.
Kegiatan yang dikemas dalam momentum Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H ini menjadi ajang temu kangen sekaligus konsolidasi moral para relawan. Acara diinisiasi oleh Rumah Juang RJ2 dan berlangsung dalam suasana akrab, penuh dialog, serta refleksi atas perjalanan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi tampil prima, sehat, dan penuh semangat. Ia menyampaikan bahwa kondisi kesehatannya telah pulih hingga 99 persen dan optimistis dapat kembali aktif sepenuhnya dalam waktu dekat.
“InsyaAllah dalam waktu dekat saya siap kembali turun ke lapangan, menyapa masyarakat di seluruh Indonesia. Saya juga terasa rindu bertemu seluruh saudara kita. InsyaAllah segera kembali turun ke seluruh penjuru Indonesia, melihat langsung kondisi masyarakat,” ujar Jokowi.
Pernyataan ini disambut antusias para relawan yang melihat kehadiran Jokowi tetap menjadi energi moral bagi kesinambungan kepemimpinan nasional.
Ia menegaskan kerinduannya untuk kembali berinteraksi langsung dengan masyarakat di seluruh pelosok negeri, dari Sabang hingga Merauke, Miangas hingga Pulau Rote. Sebagai bagian dari komitmen menjaga kedekatan pemimpin dengan rakyat.
Acara yang dimoderatori oleh HM Darmizal, Ketua umum ReJO for Prabowo–Gibran, berlangsung sekitar 3,5 jam, dimulai selepas shalat Jumat, dilanjutkan makan siang dan diskusi terbuka.
Dalam forum tersebut, seluruh relawan sepakat untuk terus mengawal dan memastikan keberhasilan agenda strategis pemerintahan, khususnya implementasi Asta Cita Presiden Prabowo, yang mencakup delapan agenda prioritas pembangunan nasional, antara lain; penguatan kedaulatan pangan dan energi, reformasi birokrasi dan penegakan hukum, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hilirisasi industri dan kemandirian ekonomi, penguatan pertahanan dan keamanan nasional, pemerataan pembangunan hingga daerah tertinggal, transformasi digital dan inovasi teknologi, penguatan persatuan nasional dan stabilitas sosial.
Meski menunjukkan dukungan penuh, para relawan juga menyampaikan pandangan objektif bahwa masih terdapat sejumlah program yang perlu disempurnakan agar implementasi Asta Cita lebih optimal dan tepat sasaran.
Beberapa poin korektif yang mengemuka dalam ajang silaturahmi tersebut antara lain: percepatan eksekusi kebijakan di lapangan, agar tidak terhambat birokrasi teknis. Sinkronisasi pusat dan daerah, terutama dalam proyek strategis nasional, enguatan komunikasi publik pemerintah, untuk mencegah disinformasi. Ketepatan sasaran program sosial, agar manfaat langsung dirasakan masyarakat bawah serta konsistensi reformasi hukum, guna menjaga kepercayaan publik
HM Darmizal menegaskan bahwa catatan tersebut bukan bentuk kritik destruktif, melainkan kontribusi konstruktif demi memastikan pemerintahan berjalan efektif.
“Relawan tidak perlu memperdebatkan kekurangan secara berlebihan. Tugas kita adalah memastikan pemerintahan ini berhasil. Karena keberhasilan pemerintah adalah keberhasilan rakyat Indonesia,” tegas Darmizal.
Pertemuan ini juga menegaskan kembali pentingnya soliditas dan loyalitas terhadap kepemimpinan nasional sebagai fondasi stabilitas negara. Para relawan sepakat bahwa keberlanjutan pembangunan hanya dapat dicapai melalui sinergi antara pemerintah dan elemen seluruh masyarakat tanpa sekat pembatas.
"Dengan semangat kebersamaan dan optimisme, silaturahmi ini menjadi simbol kesinambungan antara kepemimpinan nasional sebelumnya dan pemerintahan saat ini, demi memastikan Indonesia terus melaju sebagai bangsa yang maju, berdaulat, dan sejahter," tutup alumni UGM ini.**(Bip/Red)


Komentar