Rajo Alam: Perbedaan Bukan Alasan Memecah Persatuan | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Rajo Alam: Perbedaan Bukan Alasan Memecah Persatuan

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:58 WIB

 


Pekanbaru, riauantara.co  – Rajo Alam Tubagus Datuk Pesisir Ahmad Abdari menyampaikan dukungannya terhadap langkah yang dilakukan IKM (Minangkabau) bersama Paguron/Paguyuban Jawa Barat terkait laporan kepada pihak kepolisian atas dugaan penghinaan dan ujaran kebencian yang dinilai menyinggung umat Muslim dan masyarakat di Sumatera Barat serta Jawa Barat.

Dalam keterangannya di Pekanbaru, Rabu (27/05/2026), Ahmad Abdari menegaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa besar yang dibangun di atas keberagaman serta dipersatukan oleh nilai-nilai Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Ia menilai bahwa setiap penyampaian pendapat di ruang publik perlu mengedepankan etika, penghormatan terhadap kelompok masyarakat, serta menjaga persatuan nasional.

Menurutnya, perbedaan latar belakang suku, budaya, dan agama tidak boleh menjadi alasan untuk melontarkan pernyataan yang dapat menimbulkan kegaduhan sosial maupun melukai perasaan masyarakat tertentu.

“Indonesia dibangun atas keberagaman. Karena itu, setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk menjaga tutur kata, menghormati sesama, dan memperkuat persaudaraan,” ujarnya.

Ahmad Abdari yang juga menjabat sebagai DPH Lembaga Adat Melayu Riau Kecamatan Limapuluh serta Ketua Silat Tuah Sakti dan Paguron Singandaru Karuhun Banten Indonesia, turut menekankan pentingnya menjaga hubungan antarsesama manusia atau hablum minannas.

Ia mengutip pesan ulama bahwa ilmu yang tidak disertai adab berpotensi melahirkan kesombongan, sementara adab menjadi fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam penyampaiannya, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak sebagaimana ajaran Islam yang menempatkan perilaku baik sebagai salah satu nilai utama dalam kehidupan.

Selain itu, Ahmad Abdari menyampaikan petuah yang menurutnya menjadi pengingat agar masyarakat tetap memiliki keberanian menjaga martabat namun tetap mengedepankan kebijaksanaan dan etika dalam bertindak.

Menutup pernyataannya, ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan lisan maupun menyampaikan pendapat di ruang publik.

“Setiap ucapan memiliki dampak. Karena itu, menjaga lisan dan menghormati sesama merupakan bagian dari menjaga persatuan bangsa,” tutupnya.

Di akhir pernyataan, Ahmad Abdari juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat.**

Bagikan:

Komentar