Pekanbaru, riauantara.co – Komitmen mewujudkan pemerataan akses listrik di Provinsi Riau terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah dan PT PLN (Persero). Hal tersebut tercermin dalam kunjungan kerja Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Provinsi Riau, H. Abdul Hamid, S.Pi., M.Si., ke PLN Group Regional Riau, Selasa (28/7/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda inventarisasi materi pengawasan terhadap pelaksanaan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan beserta perubahannya. Pertemuan menjadi wadah dialog strategis untuk menghimpun berbagai masukan terkait implementasi kebijakan ketenagalistrikan di Provinsi Riau.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, bersama jajaran manajemen PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP SBT) serta PLN P3B Sumatera yang mewakili masing-masing General Manager.
Dalam forum tersebut, PLN Group Regional Riau memaparkan perkembangan sistem kelistrikan di Provinsi Riau, mulai dari penguatan jaringan distribusi dan transmisi, percepatan program elektrifikasi desa, hingga pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan listrik masyarakat.
General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, menyampaikan apresiasi atas kunjungan DPD RI yang dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara PLN dan para pemangku kepentingan.
"Kami menyambut baik kunjungan kerja DPD RI sebagai ruang dialog yang konstruktif. Masukan dari berbagai pihak menjadi bagian penting bagi PLN dalam meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat keandalan pasokan listrik, serta memastikan penyelenggaraan ketenagalistrikan berjalan sesuai amanat peraturan perundang-undangan," ujar Didik.
Ia menjelaskan, percepatan elektrifikasi desa masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti kondisi geografis yang sulit dijangkau, keterbatasan akses menuju lokasi, hingga kebutuhan pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah terpencil yang belum terhubung jaringan listrik.
Karena itu, menurutnya, diperlukan kolaborasi yang kuat antara PLN, pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan agar pemerataan akses listrik dapat terus diwujudkan di seluruh wilayah Provinsi Riau.
Sementara itu, Anggota DPD RI Dapil Riau, H. Abdul Hamid, menegaskan bahwa kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan Komite II DPD RI terhadap implementasi Undang-Undang Ketenagalistrikan.
Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap upaya percepatan penyediaan listrik bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil dan belum terjangkau jaringan listrik. Menurutnya, pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dapat menjadi solusi efektif dalam menghadirkan akses listrik di wilayah yang secara teknis belum memungkinkan dilayani melalui jaringan konvensional.
Menutup pertemuan tersebut, Didik Wicaksono menegaskan komitmen PLN Group Regional Riau untuk terus memperkuat sinergi antarsatuan kerja sekaligus meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.
Melalui kerja sama yang berkelanjutan, PLN optimistis mampu meningkatkan keandalan sistem kelistrikan, memperluas rasio elektrifikasi, serta mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh Provinsi Riau.**(RH)


Komentar