Jakarta, riauantara.co – PT Patra Drilling Contractor (PDC) terus memperkuat implementasi budaya keselamatan kerja sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan operasional dan mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan. Upaya tersebut dilakukan melalui evaluasi menyeluruh terhadap kinerja HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) serta percepatan tindak lanjut atas berbagai hasil inspeksi di area operasi perusahaan.
Direktur Utama PDC sekaligus Ketua Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3), Hery Lesmana, mengatakan keselamatan kerja merupakan fondasi utama dalam memastikan setiap aktivitas operasional berjalan secara aman, efektif, dan berkelanjutan.
"Bagi PDC, HSSE bukan sekadar pemenuhan regulasi, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja yang mendukung keandalan operasional perusahaan. Karena itu, setiap hasil evaluasi dan temuan di lapangan harus ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan konsisten agar potensi risiko dapat dicegah sebelum berkembang menjadi insiden," ujar Hery.
Komitmen tersebut dibahas dalam agenda Rapat Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) yang diselenggarakan di PDC Tower, Jakarta, Kamis lalu.
Acara ini menjadi sarana bagi manajemen untuk mengevaluasi implementasi HSSE, mereview pencapaian Lagging dan Leading Indicator kinerja HSSE, memperkuat koordinasi lintas fungsi, serta memastikan seluruh rekomendasi perbaikan dapat diimplementasikan secara efektif.
Salah satu agenda utama dalam acara tersebut adalah pembahasan hasil Inspection Housekeeping Safety Barrier (IHSB) Yard Duri Tahun 2026. Hasil inspeksi menjadi dasar dalam penyusunan langkah-langkah perbaikan untuk memperkuat pengendalian risiko, meningkatkan kepatuhan terhadap standar keselamatan, serta menjaga keandalan operasional perusahaan.
Manager HSSE PDC, Bagus Uji Widihartono, menjelaskan bahwa setiap rekomendasi hasil inspeksi tidak hanya berfokus pada penyelesaian temuan, tetapi juga pada upaya membangun sistem pencegahan terjadinya kecelakaan yang lebih efektif.
"Setiap hasil inspeksi merupakan bahan pembelajaran bagi perusahaan untuk terus memperkuat sistem pengendalian risiko. Fokus kami adalah memastikan setiap rekomendasi ditindaklanjuti hingga tuntas sehingga potensi bahaya dapat dicegah sedini mungkin dan budaya keselamatan semakin melekat dalam setiap aktivitas operasional," jelas Bagus.
Melalui penguatan budaya keselamatan, evaluasi berkelanjutan, dan sinergi antara manajemen serta pekerja, PDC terus membangun sistem kerja yang lebih andal, adaptif, dan berorientasi pada pencegahan risiko.
Upaya ini mendukung terwujudnya layanan yang aman, berkualitas, dan dapat diandalkan bagi pelanggan, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang selamat bagi setiap pekerja sejalan dengan prinsip Safety First, Excellence Always.**


Komentar