Bayi Perempuan Diperkirakan Baru 5 Hari Ditemukan di Teras Rumah Warga Sleman | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Bayi Perempuan Diperkirakan Baru 5 Hari Ditemukan di Teras Rumah Warga Sleman

Minggu, 27 September 2026 | 18:38 WIB



SLEMAN, ( RIAUANTARA.CO ) — Warga Dusun Somosari, Ngrangsan RT 07/RW 04, Selomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), digemparkan dengan penemuan seorang bayi perempuan di teras rumah warga, Minggu (27/9/2026) siang.


Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi berada di atas kursi di depan rumah warga. Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi diperkirakan baru berusia sekitar lima hari, dengan panjang badan 48 sentimeter dan berat 2,95 kilogram.


Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro mengatakan, bayi pertama kali diketahui setelah seorang warga berinisial I (61) mendengar suara tangisan dari sekitar lokasi.


“Sekitar pukul 13.00 WIB, saksi mendengar suara tangisan bayi. Awalnya dikira berasal dari anak tetangga,” kata Argo, Minggu (27/9/2026).


Namun, hingga sekitar pukul 13.30 WIB, suara tangisan tersebut masih terdengar. Saksi kemudian berinisiatif mencari sumber suara.


Saat diperiksa, saksi mendapati seorang bayi perempuan berada di atas kursi yang terletak di depan rumah warga. Saksi kemudian meminta bantuan warga lainnya, A (48), untuk mengevakuasi bayi tersebut.


Bersama warga, bayi kemudian dibawa ke Puskesmas Kalasan guna mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.


“Polsek Kalasan kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi,” ujar Argo.


Dari pemeriksaan awal, bayi tersebut diperkirakan berusia sekitar lima hari, memiliki panjang 48 sentimeter dan berat 2,95 kilogram. Setelah mendapat penanganan awal di Puskesmas Kalasan, bayi dirujuk ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.


Polisi Telusuri CCTV


Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pihak yang menempatkan bayi tersebut di lokasi.


Petugas juga tengah mencari rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, sejumlah saksi turut dimintai keterangan guna mengumpulkan informasi mengenai kronologi penemuan bayi tersebut.


Argo menegaskan, proses penyelidikan masih berlangsung dan polisi akan menelusuri setiap informasi yang dapat membantu mengungkap kasus tersebut.


“Polresta Sleman mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera melaporkannya kepada kepolisian,” katanya.


Polisi juga meminta masyarakat tidak menyebarluaskan identitas ataupun informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Penanganan kasus tersebut selanjutnya diserahkan kepada kepolisian sesuai prosedur yang berlaku.**( BIP/RED )


EDITOR : DH

Bagikan:

Komentar