Pekanbaru, riauantara.co | Empat tahun telah dilalui Bank Riau Kepri (BRK) sejak bertransformasi menjadi bank berbasis syariah. Tepat pada 22 Agustus 2026, bank milik pemerintah daerah tersebut memperingati empat tahun perjalanan sebagai BRK Syariah.
Transformasi tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan perusahaan untuk memperkuat bisnis sekaligus menghadirkan layanan perbankan yang berlandaskan prinsip syariah.
Memasuki tahun keempat, BRK Syariah dinilai menunjukkan perkembangan yang cukup positif. Peningkatan kinerja perusahaan diharapkan tidak hanya memperkuat kondisi internal bank, tetapi juga berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
Anggota DPRD Riau dari Fraksi PKB, Kasir, memberikan apresiasi atas perjalanan BRK Syariah selama empat tahun terakhir. Ia turut menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengapresiasi kontribusi bank tersebut terhadap pembangunan dan perekonomian daerah.
Menurut Kasir, berbagai capaian yang berhasil diraih BRK Syariah menunjukkan bahwa bank tersebut mampu mempertahankan performa positif sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) strategis di Riau.
Bahkan, ia menilai BRK Syariah menjadi salah satu BUMD yang saat ini mampu menunjukkan produktivitas dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
"Alhamdulillah, BRK Syariah ini sangat bagus untuk sekarang ini. Bahkan memberikan tren positif terhadap dividen kepada daerah," ujar Kasir.
Selain pertumbuhan bisnis, kontribusi BRK Syariah terhadap pendapatan daerah melalui dividen menjadi salah satu indikator yang mendapat perhatian.
Kasir berharap tren positif tersebut dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang. Salah satu yang menjadi sorotan adalah target penerimaan dividen untuk 2027.
Ia berharap target dividen BRK Syariah sebesar Rp114 miliar dapat direalisasikan.
Tidak hanya mencapai target, Kasir juga mendorong agar kontribusi BRK Syariah kepada daerah terus mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan kinerja perusahaan.
Menurutnya, semakin sehat dan kuat kinerja BRK Syariah, semakin besar pula peluang bank tersebut memberikan manfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
Kontribusi melalui dividen dinilai penting karena dapat memperkuat kapasitas pendapatan daerah sekaligus mendukung pembiayaan berbagai program pembangunan di Provinsi Riau.
Karena itu, BRK Syariah diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan pertumbuhan bisnis, tetapi juga terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas manfaat ekonomi dan memperkuat perannya sebagai salah satu BUMD strategis milik Riau.
Kasir menegaskan, peningkatan kinerja BRK Syariah pada akhirnya akan memberikan dampak yang lebih luas bagi daerah. Dengan pengelolaan yang profesional dan konsisten menjaga kepercayaan masyarakat, bank tersebut diharapkan mampu menjadi sumber kontribusi yang semakin besar bagi pembangunan Riau.


Komentar