BPBD PK Riau Pantau Kawasan Rawan Kebakaran di Pekanbaru, Titik Api Nihil | riauantara.co
|
Menu Close Menu

BPBD PK Riau Pantau Kawasan Rawan Kebakaran di Pekanbaru, Titik Api Nihil

Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:22 WIB



PEKANBARU, ( RIAUANTARA.CO ) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD PK) Provinsi Riau bersama BPBD Kota Pekanbaru memperketat pemantauan terhadap sejumlah kawasan yang dikenal rawan kebakaran di Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.


Pemantauan dilakukan pada Selasa (6/10/2026), menyasar sejumlah lokasi yang sebelumnya memiliki riwayat kejadian kebakaran. Di antaranya Jalan Fajar dan Jalan Sido Rukun, Kelurahan Bandar Raya, serta Jalan Riau Baru, Kelurahan Air Hitam.


Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi relatif aman. Petugas tidak menemukan adanya titik api maupun indikasi kebakaran baru di sejumlah lokasi tersebut.


Kalaksa BPBD PK Provinsi Riau M. Edi Aprizal, SE, MH, melalui Kabid Damkar Achmad Mulyadi, SKM, MSi, mengatakan pemantauan dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus memastikan kondisi kawasan tetap terkendali.


“Dari hasil pantauan, tidak terdapat lagi titik api,” kata Achmad Mulyadi.


Meski kondisi terkini dinyatakan aman, Achmad mengingatkan masyarakat agar tidak lengah. Pasalnya, kawasan tersebut disebut memiliki riwayat kebakaran yang berulang hampir setiap tahun.


Menurut dia, pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas pemadam kebakaran. Peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan menjadi bagian penting untuk menekan potensi terjadinya kebakaran.


“Kejadian di daerah ini hampir setiap tahun berulang. Karena itu, kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati serta meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian,” ujarnya.


Selain melakukan pemantauan, BPBD PK Provinsi Riau juga berkoordinasi dengan Kelurahan Bandar Raya untuk memperkuat sosialisasi mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran.


Sosialisasi dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran warga, terutama di wilayah yang memiliki rekam jejak kejadian kebakaran. Edukasi mengenai potensi bahaya dan langkah awal penanganan diharapkan dapat mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih besar.


“Kami meminta pihak kelurahan melakukan kegiatan-kegiatan sosialisasi mengenai upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Ke depan, BPBD PK Provinsi Riau dan BPBD Kota Pekanbaru siap terus bersinergi,” jelas Achmad.


Pemantauan tersebut melibatkan jajaran BPBD PK Provinsi Riau dan BPBD Kota Pekanbaru. Dari BPBD Kota Pekanbaru, Kalaksa diwakili Kabid PK Febrino bersama tim.


Sinergi antara pemerintah daerah, perangkat kelurahan dan masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat sistem pencegahan kebakaran. Dengan pengawasan yang konsisten dan kewaspadaan warga, potensi kebakaran di kawasan rawan diharapkan dapat ditekan sejak dini.


Untuk saat ini, hasil pemantauan memastikan titik api di sejumlah lokasi yang dipantau nihil. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat kawasan tersebut memiliki riwayat kebakaran yang berulang.** ( MUS/RED )


EDITOR : DH

Bagikan:

Komentar