SLEMAN, ( RIAUANTARA.CO ) — Kebakaran hebat melanda bangunan Transhome di Jalan Jogja-Solo Km 11, Padukuhan Mangunan, Kalurahan Kalitirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (1/10/2026) siang.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB tersebut menelan dua korban jiwa. Kobaran api juga mengakibatkan seluruh bangunan yang terdiri dari tiga lantai dan satu basement terdampak kebakaran.
Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro mengatakan, petugas gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk menangani kebakaran. Unsur yang terlibat antara lain pemadam kebakaran, kepolisian, Basarnas, tenaga medis, relawan serta sejumlah pihak terkait.
“Petugas gabungan dari pemadam kebakaran, kepolisian, Basarnas, tenaga medis, relawan dan unsur terkait dikerahkan untuk melakukan pemadaman, pendinginan serta penanganan di lokasi kejadian,” kata Argo kepada wartawan.
Dua korban meninggal dunia dalam kebakaran tersebut masing-masing Ny. S (42), warga Marangan, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, dan Sdr. WND (20), warga Tawang Tanjungan, Tirtomartani, Kalasan, Sleman.
Selain dua korban meninggal, terdapat sejumlah korban yang mengalami luka. Mereka telah mendapatkan penanganan dan perawatan medis di rumah sakit.
Kerugian Capai Puluhan Miliar
Kebakaran tersebut juga menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar. Polisi memperkirakan nilai kerugian sementara mencapai puluhan miliar rupiah.
Kerugian tersebut mencakup bangunan, berbagai barang dan perlengkapan di dalam gedung, hingga sejumlah sepeda motor milik karyawan yang ikut terbakar.
“Jumlah kerugian masih dalam pendataan,” ujar Argo.
Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan. Kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap titik awal sekaligus sumber api.
Petugas telah melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, mengecek rekaman CCTV serta mendalami berbagai informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
“Penyebab kebakaran masih dalam pendalaman,” tegas Argo.
Polisi Imbau Warga Waspadai Potensi Kebakaran
Polresta Sleman mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi lingkungan yang dapat memicu cepatnya penyebaran api.
Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas lain yang berpotensi menimbulkan api di sekitar bangunan. Instalasi listrik dan berbagai peralatan yang menghasilkan panas juga perlu dipastikan berada dalam kondisi aman.
Polisi turut meminta masyarakat segera melapor kepada petugas apabila menemukan sumber api atau kondisi yang dinilai berpotensi memicu kebakaran.
Imbauan tersebut menjadi penting menyusul kebakaran besar di Transhome Jalan Jogja-Solo yang tidak hanya menyebabkan kerusakan bangunan, tetapi juga merenggut dua nyawa.** ( BIP/RED )
EDITOR : DH



Komentar