|
Menu Close Menu

Benarkah Ada Kursi " Haram" DPRD Riau Dapil Kampar?

Minggu, 12 Mei 2019 | 15:10 WIB

RIAUANTARA.CO|PEKANBARU - meski proses Pemilihan Umum Legislatif DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI, serta pilpres telah usai, namun meninggalkan persoalan, seperti dugaan kecurangan.

Seperti dugaan kecurangan pemilu yang terjadi di wilayah Kabupaten Kampar. Dimana pileg untuk DPRD Riau dan DPR RI masih menyisakan tanda tanya besar soal siapa sebenarnya yang jadi pemenang.

Berdasarkan data yang diperoleh, terdapat beberapa C 1 yang berbeda. Boleh dikatakan hampir bermacam model C 1 yang beredar ditengah masyarakat, bahkan C1 untuk DPRD Riau dapil Kampar banyak terjadi kejanggalan.

Sehingga muncullah dugaan adanya 5 Kursi 'haram' ditempati di Gedung DPRD Riau yang jumlah keseluruhan 8 kursi untuk daerah pemilihan Kampar.

Syafril Tamun, salah seorang Caleg DPRD Riau ketika diKonfirmasi, Sabtu (11/05/2019) mengaku menemukan kejanggalan-kejanggalan yang mengindikasikan kecurangan pemilu.

"Saya sudah melaporkan dugaan kecurangan itu ke Bawaslu Kampar, namun tidak ditanggapi. Saya hanya ingin mencari keadilan. Kalau memang terjadi kecurangan, ini harus dituntaskan Bawaslu," ujar mantan Kadis PU Riau, yang mengklaim mendapat suara tertinggi pada pileg yang baru saja berlangsung.

Protes serupa juga disampaikan Efendi Simatupng, Caleg PDIP yang hanya dikalah beberapa angka saja. Dia akan melakukan perlawanan jika memang ada dugaan kecurangan

"Ini bukan soal menang kalah, namun kalah dicurangi itu tidak enak," kata Ketua PAC PDI Perjuangan Tapung Hilir ini.

Sebagaimana berita sebelumnya, beberapa nama diperkirakan memperoleh suara tertinggi untuk DPRD Riau Dapil Kampar. Diantaranya, Ramos Teddy Sianturi (Golkar), Eva Yuliana (Demokrat), Adrian (Gerindra), Ardiansyah (PKS), Abu Nazar (PDIP), Syafril Tamun (PAN),Yuyun Hidayat (PPP), Syamsul Kamar (Nasdem).

Perolehan suara ini diperoleh dari beberapa TPS di Wilayah Kabupaten Kampar, Dengan jumlah suara yang signifikan. Ramos Sianturi berhasil mendulang suara dari 3 wilayah, Tapung hulu, Tapung Hilir, dan Tapung Raya.

Sementara, Eva Yuliana memperoleh suara dibeberapa TPS Kabupaten kampar diantaranya, Bangkinang, Kuok, Salo, Bangkinang Seberang dan Tambang. Eva juga memperoleh suara di beberapa daerah di Kampar Kiri.

Adrian dari Caleg Gerindra bersaing dengan Edi Basri dan memperoleh selisih suara yang sangat tipis. Adriansyah merupakan pendatang baru dari PKS dan berhasil memperoleh suara tinggi diatas Tamarudin dan Saidul Tombang

Abu Nazar berdasarkan hitung cepat, saling mengimbangi suara dari Ma'mun Solihin. Abu Nazar Memperoleh suara tertinggi di Desa Koto Parambahan, Tapung Hulu, Siak Hulu dan Pantai Raja, Bangkinang dan sekitarnya. Syafril Tamun bersaing dengan kompetitornya dengan H.Saidin dan Yurjani Moga.

Anehnya, muncul nama nama yang tidak disangka memenangkan pemilihan Legislatif DPRD Riau, berdasarkan hasil Pleno KPUD Kampar.

Berikut nama-nama Caleg DPRD Riau Dapil Kamar hasil pleno KPU.
1. Ardiansyah (PKS)
2. Ramos Teddy Sianturi (Golkar)
2. Eva Yuliana (Demokrat)
4. Nurzafri (Gerindra) Sebelumnya dimenangkan Adriyan
5. Sahidin (PAN) Sebelumnya dimenangkan Syafril Tamun
6. Makmun Solikhin (PDIP) sebelumnya dimenangkan Abu Nazar dan Efendi Simatupang
7. Yuyun Hidayat (PPP)
8. Supriyanto S (PKB) (*) Sebelumnya di Menangkan Syamsul Muhkamar dan Nurmailis Syaiful. (mz)
Bagikan:

Komentar