|
Menu Close Menu

Jambret Gelang Seorang Wanita, FK Babak Belur Dihajar Warga

Senin, 17 Juni 2019 | 14:32 WIB


RIAUANTARA.CO | PEKANBARU - Jambret dengan motor diamuk massa di Jalan Cendrawasih, Pekanbaru, Minggu (16/6/2019), hingga babak belur. Beruntung ada warga yang mengamankan jambret dengan inisial FK ini dan menyerahkannya ke Polsek terdekat.

Sementara temannya berinisial RN berhasil kabur dari kejaran masyarakat sekitar ketika sepeda motornya terjatuh usai menabrak pemotor lain Keduanya menjambret Dewi Sartika.

Menurut Kasubbag Humas Polresta Pekanbaru Inspektur Dua Budhia Dianda, korban sudah dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka cukup serius di bagian kaki. Korban nekad menabrak sepeda motor pelaku dari belakang ketika mengejarnya.

"Sempat juga terjadi kejar-kejaran antara korban dan pelaku memakai sepeda motor, korban luka parah tulang kering dan mata kakinya," jelas Budhia di Pekanbaru.

Tak hanya luka, korban juga merugi Rp 15 juta setelah perhiasannya berhasil dilarikan pelaku lainnya. Sepeda motornya juga rusak di beberapa bagian setelah menabrak kendaraan pelaku.

Budhia menjelaskan, kejadian bermula ketika korban melintas di Jalan Kereta Api, Kecamatan Marpoyan Damai. Korban memakai gelang emas di tangan kiri sehingga dilihat FK dan RN yang sedang menunggu mangsa di sebuah bengkel.

Kedua pelaku segera membuntuti korban, lalu melancarkan aksinya ketika jalanan mulai sepi. Pelaku FK sebagai pengemudi langsung memepet motor korban dan pelaku lainnya langsung menarik gelang di tangan korban.

"Korban sempat berteriak beberapa kali sambil mengejar pelaku dengan kendaraanya," ucap Budhia.

Tiba di persimpangan Jalan Cendrawasih, kendaraan pelaku menabrak sepeda motor lain hingga jatuh. Korban dari belakang dengan kecepatan tinggi tak bisa menghindar sehingga menabrak pelaku dari belakang.

Pelaku RK berhasil lolos dan meninggalkan rekannya ditangkap masyarakat di sana. Beberapa warga lalu menghubungi polisi agar kerumunan massa tak menghajar pelaku.

"Sepeda motor pelaku Honda Vario juga diserahkan ke Polsek sebagai barang bukti," sebut Budhia.***/suk
Bagikan:

Komentar