|
Menu Close Menu

Forum Wartawan Kota Layak Anak Pekanbaru Dikukuhkan

Wednesday, July 17, 2019 | 19:01 WIB


RIAUANTARA.CO | PEKANBARU - Keberadaan media massa dinilai punya peran strategis dalam mewujudkan program pemerintah. Untuk itu wartawan diharapkan dapat menyampaikan pemberitaan yang konstruktif guna menyamakan persepsi dalam pemenuhan hak anak.

Hal itu disampaikan Asisten II Setdako Pekanbaru Ir El Syabrina mewakili Walikota Pekanbaru sesaat sebelum mengukuhkan Forum Wartawan Kota Layak Anak (KLA) di Lantai III Kantor Bappeda Pekanbaru, Rabu (17/07/19).

Didampingi Kepala Bappeda Pekanbaru Ahmad, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Drs Mahyudin, El Syabrina mengungkapkan, Forum KLA Pekanbaru ditetapkan atas Keputusan Walikota nomor 469 tahun 2018.

Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian Pemko Pekanbaru itu mengungkapkan, untuk mewujudkan KLA ditanggung oleh APBD Riau dan APBD kota Pekanbaru.

Usai menyampaikan sambutan, El Syabrina didampingi Kepala Bappeda Pekanbaru Ahmad, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Drs Mahyudin mengukuhkan Forum KLA.

Adapun struktur kepengurusan Forum Wartawan KLA Pekanbaru, Dewan Etik Ramli, Ketua Hendri Z, Sekretaris Dani Ardiansyah, Bendahara Wiwin Alfianti dan anggota Lusiana.

Sementara Kepala Dinas P3A Pekanbaru Mahyudin mengatakan, sejauh ini kota Pekanbaru baru sebatas menuju KLA.

"Belum ada satu kota pun di Indonesia saat ini yang sudah menjadi KLA. Ada beberapa tahapan untuk menjadi KLA. Kita menargetkan tahun 2020 mendatang seluruh kota di Indonesia sudah menjadi KLA," ujarnya.

Dikonfirmasi usai mengukuhkan KLA, El Syabrina mengaku dirinya belum mengetahui persis apakah dana KLA tersebut sudah dianggarkan dalam APBD kota Pekanbaru atau belum.

"Saya belum tahu ya, nanti tanya pak Mahyudin", ujarnya.

Sementara Mahyudin saat ditanya mengaku sejauh ini pihaknya belum menganggarkan dana untuk KLA.

Terpisah, Ketua Forum Wartawan KLA Hendri Z saat ditanya tentang program mengatakan, di bulan puasa kemarin pihaknya sudah memberi bantuan kepada anak yatim piatu.

Kedepan kata Hendri, pihaknya akan menggelar senam massal dengan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Dinas Pendidikan, untuk meraih rekor MURI.**/ril
Bagikan:

Komentar