|
Menu Close Menu

Targetkan Tiga Besar, Gubri Lepas Peserta LKS SMK Tingkat Nasional

Minggu, 07 Juli 2019 | 14:30 WIB

RIAUANTARA.CO | PEKANBARU - Gubernur Riau  (Gubri), Syamsuar melepas sebanyak 19 peserta untuk ajang Lomba Kompetisi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ke tingkat Nasional di Yogyakarta, pada 8 Juli nanti.

Pelepasan peserta LKS ini ditandai dengan pemasangan tanjak oleh Gubri dan disaksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau, Rudyanto. Ada pun untuk target,  LKS SMK ini diharapkan dapat masuk tiga besar.

"Para peserta LKS ini siswa pilihan yang sudah diseleksi secara bertahap. Saya yakin mereka semua hebat," kata Gubri, di Hotel Mutiara Merdeka, Jumat (6/7/19).

Para peserta akan mengikuti 16 cabang perlombaan. Diharapkan, siswa siswi yang sebelumnya telah melalui proses pembinaan khusus tersebut meraih tiga besar nasional.

Karena itu Syamsuar mengharapkan para peserta dapat bertanding secara maksimal dan menerapkan pembelajaran yang sudah diperoleh, agar saat lomba tidak kalah dengan utusan daerah lain.

"Anak kita ini kita harapkan dapat berusaha maksimal. Terpenting adalah semangat, karena nomor satu adalah semangat dalam kompetisi apapun. Karena kalau mental sudah tak semangat bisa kalah," harapnya.

Tak hanya itu, Gubri juga mengingatkan agar peserta LKS SMK Riau jangan gampang minder dengan peserta lain. Tapi harus tunjukan bahwa sumber daya Riau juga hebat.

Sementara itu, Kadisdik Riau menyampaikan, pada ajang LKS SMK Nasional tahun ini Provinsi Riau mengutus 19 peserta dengan 15 pendamping.

"Para peserta yang mengikuti LKS SMK ini sudah melalui seleksi secara bertahap, mulai dari tingkat sekolah, kabupaten sampai provinsi. Mereka juga sudah mendapat pelatihan dan bimbingan sebelum berangkat mengikuti lomba. Kami harap upaya maksimal ini dapat menoreh hasil yang maksimal pula," ujarnya.

Untuk diketahui pelepasan peserta LKS SMK Riau ke tingkat Nasional ini ditandai pemasangan tanjak oleh Gubri Syamsuar. Dimana para peserta diharapkan dapat memakai tanjak saat bertanding untuk memperkenalkan budaya Melayu dan jati diri anak Riau. 
(adv/hhm)
Bagikan:

Komentar