|
Menu Close Menu

Kader IMM Tewas, Persyarikatan Muhammadiyah Diminta Jangan Ambil Langkah Sendiri

Friday, September 27, 2019 | 15:09 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir. (Foto: Antara)

Jakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir meminta persyarikatan untuk tidak mengambil sikap atau langkah sendiri-sendiri. Hal ini menyikapi jatuhnya korban jiwa yakni kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Immawan Muhammad Randi saat aksi demo di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

"Persyarikatan Muhammadiyah harus terkonsolidasi dengan baik, menjaga suasana tenang dan kondusif atas kejadian ini,” ujar Haedar di Yogyakarta, Jumat (27/9/2019).

Dia juga mengajak seluruh jajaran di lingkungan persyarikatan untuk mengikuti garis kebijakan Pimpinan Pusat. Di mana PP Muhammadiyah telah mengambil langkah-langkah ke berbagai pihak dalam menghadapi situasi nasional terkini.

“Kami sangat prihatin, berduka dan menyesalkan kejadian itu,” katanya.

Haedar mengungkapkan, seluruh jajaran internal Muhammadiyah termasuk organisasi otonom, amal usaha, majelis, lembaga, PCIM, harus menjaga suasana kondusif. Selain itu, sepenuhnya mengikuti langkah dan kebijakan Pimpinan Pusat.

“Kami telah berkomunikasi dan mendesak polisi mengusut tuntas. Perlu dilakukan investigasi yang objektif, serta diambil langkah hukum yang tegas serta seadil-adilnya secara terbuka atas peristiwa ini,” tuturnya.

Dia menambahkan, kegiatan dakwah dan amal usaha harus terus ditingkatkan untuk membawa kemajuan gerakan bagi kemaslahatan umat, bangsa dan kemanusiaan semesta. Di samping itu, senatiasa menjaga nilai-nilai spiritual dan akhlak mulia sebagai wujud aktualisasi uswah hasanah dalam ber-Muhammadiyah.
(red/kom)

sumber: iNews.id
Bagikan:

Komentar