|
Menu Close Menu

Ditemukan Mayat Pria di Kepenghuluan Sungai Nyamuk Rohil

Saturday, November 9, 2019 | 20:34 WIB

Rokan Hilir - Warga Kepenghuluan Sungai Nyamuk Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir dihebohkan masyarakat oleh kejadian penemuan mayat seorang pria dalam kondisi telentang dengan bagian tubuhnya berwarna hitam dan membengkak didalam rumahnya.

Mayat pria ini diketahui bernama Subali (51), di duga tewas akibat penyakit Hipertensi yang dideritanya, saat sepeninggalan orang tuanya Subali tinggal sendirian dirumahnya.

IKapolres Rohil AKBP Muhammad Mustofa SIK M Si didampingi Kapolsek Sinaboi AKP Evi Hermanto SH disampaikan  Kasubaghumas Polres Rohil AKP Juliandi SH,  membenarkan bahwa  mayat Subali ditemukan pada hari, Sabtu, 9/11/19 sekira Pukul 10.00 Wib, di dalam rumahnya dalam posisi badan telentang dengan bagian tubuh sudah hitam dan membengkak , Jelas AKP Juliandi SH

Dijelaskan kejadian itu pertama kali diketahui oleh saksi Ismail (45) warga Jalan Sungai Nyamuk Sinaboi yang ingin meminjam cangkul milik Subali.

Ketika Ismail sampai dirumah korban , Ismail langsung memanggil korban dari luar rumah,  dengan memanggil namanya " Subaliiii .!!,   "  Namun tidak ada jawaban dari dalam rumah, 

 Karena dipanggil tidak ada menjawab, saat itu tetangga korban bernama Warisadi  kemudian melihat kedalam rumah melalui jendela  mengatakan  bahwa kondisi Subali telentang dan sudah Bengkak. Jelas AKP Juliandi.

Selanjutnya Ismail dan Warisadi langsung melaporkannya kepada Daryamin Datuk Penghulu Sungai Nyamuk. dan selanjutnya melaporkannya ke Polsek Sinaboi.

Kapolsek Sinaboi AKP Evi Hermanto SH bersama petugas jaga dan unit reskrim langsung mendatangi Tampat Kejadian Perkara (TKP)  dan dilakukan visum dirumah korban oleh dokter Puskesmas Sinaboi.

AKP Juliandi SH mengatakan dari hasil Visum  yang dilakukan dokter Puskesmas Sinaboi tidak ditemukan di seluruh tubuh adanya tanda tanda kekerasan baik benda tajam ataupun benda tumpul, Ungkapnya.

Namun mulut korban terbuka dengan mengeluarkan cairan berbuih berwarna merah kehitaman dengan lidah tergigit dan terjulur. Korban diduga mengalami pecah pembuluh darah hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Menurut keterangan keluarga korban Subakir (abang korban)  dan Supianto (adik korban)  bahwa korban mengalami penyakit Hipertensi dan gangguan jiwa dan tinggal sendiri di rumah orang tuanya. Bahwa pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi sesuai dengan surat pernyataan yang ditulis tanggal 09 November 2019. Papar Juliandi SH.
(M Harapan)
Bagikan:

Komentar