|
Menu Close Menu

Tips Jadi Pengusaha, Novita Anggraini : Jadikan Cibiran Sebagai Motivasi

Sabtu, 16 November 2019 | 21:11 WIB
RIAUANTARA.CO | Pekanbaru, -Novita Anggraini pengusaha Rempeyek dan Angkringan ini berbagi kisah suksesnya menjadi entrepreneur. Novita menyebut, salah satu hal yang penting untuk menjadi entrepreneur adalah menjadikan cibiran sebagai motivasi untuk terus maju.

Novita menjelaskan, bahwa saat ini banyak orang khususnya generasi milenial ragu untuk merintis usahanya sendiri. Ia mencontohkan, keraguan itu muncul karena kurangnya dukungan atau banyak orang yang meragukan usaha yang akan dirintisnya.

"Dari awal sudah banyak banget pertanyaan seperti saya ingin mulai usaha tapi banyak yang nggak mendukung saya, atau saya ingin buat usaha tapi banyak banget yang meragukan saya," ujarnya Novita saat berdiskusi.

Nah, menurut saya, itu justru bisa jadi salah satu motivasi, sih. Kenapa? Karena semua yang mau jadi pengusaha pasti ada dorongannya dan harus ada dorongannya. Jadi ada dorongan di mana bikin semangat dan bikinnya selalu ingin mencapai sesuatu," imbuhnya.

Motivasi Novita untuk membuktikan diri bahwa anak-anak muda Indonesia itu banyak banget yang bisa berkarya walaupun masih muda, saya perempuan tapi saya juga bisa lho berkarya kata Novita.

"Jadi kata-kata yang cibiran dan segala macam itu semaunya justru jadi dorongan untuk memotivasi saya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Novita menceritakan pula bagaimana membangun usahanya di bidang kuliner dari tahun 2018 hingga mengembangkan usahanya menjadi angkringan dan akan membuka cabang lagi. Menurutnya, semua itu tidak ia dapatkan secara instan dan membutuhkan proses yang panjang.

Novita juga mengatakan untuk setiap hal yang kita yakinkan harus berani mengambil keputusan.
Mulai dari Usaha Rempeyek sampai akhirnya Angkringan.

Walaupun sering diragukan dengan teman-temannya,Novita menunjukkan bahwa untuk sebuah rasa beliau mampu menciptakan untuk penikmatnya.

Harapan Novita agar generasi muda berani untuk mengeluarkan idenya agar tidak ada lagi kemiskinan baru.
Novita juga mengatakan untuk Mengurangi kemiskinan baru adalah berani membuka peluang sejak dini.**Ril
Bagikan:

Komentar