Afrizal Kembalikan Formulir Pendaftaran Bacalon Bupati Rohil ke DPC PKB | RIAUANTARA.CO
|
Menu Close Menu

Afrizal Kembalikan Formulir Pendaftaran Bacalon Bupati Rohil ke DPC PKB

Minggu, 08 Desember 2019 | 17:37 WIB

Rokan Hilir,_ Afrizal  Evi Sintong mengembalikan Formulir Pendaftaran Bakal Calon (Bacalon) Bupati Rokan Hilir (Rohil) kepada DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Minggu (8/12/2019).

Pada Pengembalian formulir pendaftaran tersebut diwakili oleh tim Afrizal Sintong yang diterima langsung oleh ketua penjaringan Bakal Calon (Bacalon) Bupati Rohil di kantor DPC PKB Rohil oleh Khoiruddin.

Ketua penjaringan Bacalon DPC PKB Rohil Khoiruddin menyampaikan kepada rombongan, sejak dibuka pada tanggal 2 Desember 2019 yang lalu, sebanyak tujuh Bacalon telah mengambil formulir pendaftaran ucapnya.

Dan Kita akan membuka pendaftaran hanya satu pekan, yakni sejak tanggal 2 hingga 8 Desember 2019 dan hari ini merupakan hari terahir pengembalian berkas, jelasnya.

Afrizal (Evi Sintong) juga menunjukkan keseriusannya untuk maju sebagai orang nomor satu di  Kabupaten Rokan Hilir pada Pilkada serentak tahun 2020 mendatang. Dimana, Afrizal (Evi Sintong) telah mendaftar hampir diseluruh partai politik sebagai Bacalon Bupati Rohil.

Adapundan visi misi yang di usung Afrizal untuk maju sebagai Bupati Rohil diantaranya, memperbaiki permasalahan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Afrizal atau yang akrab disapa Evi sintong tersebut menjelaskan, pelayanan publik harus berdasarkan paradigma memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Peningkatan kwalitas pelayanan publik, tidak bisa dilakukan secara terpisah dari berbagai pihak ungkapnya.

"Optimalisasi pelayanan publik juga tak bisa lepas dari suara masyarakat. Suara nyata masyarakat adalah komplain dan pengaduan. Ketika suatu instansi mendapat pengaduan atau laporan, penyelesaian dari masalah tersebut adalah upaya meningkatkan kwalitas layanan publik, jelasnya.

Kemudian mensejahterakan pegawai baik yang berstatus PNS, honorer maupun tenaga kontrak. Bupati yang akan datang harus menjamin hak-hak semua pegawai dengan baik sehingga tidak ada lagi pegawai yang sering tidak masuk kantor karena kesibukan mencari tambahan dari luar kantor terangnya.

Yang kedua memperkuat sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Evi sintong mengatakan lebih lanjut Kabupaten Rohil merupakan salah satu kabupaten terkaya di Provinsi Riau. Kekayaan Kabupaten Rohil meliputi kekayaan minyak bumi dan gas, kekayaan potensi perkebunan sawit dan karet, kekayaan hasil pertanian berupa produksi padi yang merupakan salah satu penyangga beras untuk provinsi riau tambahnya.

"Oleh karena itu, diperlukan langkah yang tepat dan kebijakan dari pemerintah daeran Kabupaten Rohil agar potensi kekayaan alam yang melimpah tersebut dapat dikelola dengan baik sehingga berdampak pada ekonomi masyarakat, jelasnya.

Selanjutnya  Epi Sintong, membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya bagi masyarakat kabupaten rohil. Dimana katanya, kita ketahui bersama bahwa kontrak PT CPI akan berakhir pada tahun 2021 mendatang dan akan diambil alih oleh Pertamina.

Selama ini, anak-anak daerah sangat sulit untuk dapat bekerja di perusahaan tersebut. Bahkan, bisa dihitung oleh jari. fakta yang menyedihkan hari ini adalah bahwa sekian lama PT Cevron menguras minyak dari perut bumi kita tetapi anak daerah yang bekerja bisa dihitung dengan jari, hal ini tentu tidak bisa kita biarkan, harapnya.

Untuk kedepan, Evi Sintong berkeinginan jika Pertamina mengambil alih blok rokan maka perlu di buat jalur khusus penerimaan anak-anak Rohil untuk bekerja di Pertamina.

Untuk mendukung ke arah penyerapan tenaga lokal secara maksimal, maka pemerintah daerah rohil kedepan harus membuat kebijakan untuk pendidikan dan pelatihan anak-anak rohil sehingga memiliki sertifikasi.

Sementara dalam bidang SDM sudah saatnya anak-anak daerah diberikan perhatian yang sangat serius dalam pendidikan dan kesehatan. jangan ada lagi anak-anak daerah yang kelaparan, tidak bisa sekolah karena tidak adanya biaya, jangan ada lagi anak daerah yang tidak bisa berobat karena tidak punya uang, tegasnya.

Pemimpin harus memiliki tekad dan komitmen yang kuat memajukan daerah. Potensi daerah harus semaksimal mungkin dikelola dan hasilnya dinikmati masyarakat Rohil sediri.

 Yang jelas menciptakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya, meningkatkan ekonomi masyarakat, melaksanakan pembangunan berkwalitas dan meningkatkan pendapatan daerah,"pungkasnya.
(M Harahap)
Bagikan:

Komentar