|
Menu Close Menu

Diduga Bodong, Masyarakat Meminta Polres Inhu Pantau Kegiatan Edinarcoin Gold

Sabtu, 25 Januari 2020 | 17:26 WIB

RIAUANTARA.CO | INHU, - Saat ini banyak cara orang mencari penghasilan melalui online di internet. Hanya duduk di rumah, bisa menghasilkan uang. Namun tidak sedikit juga yang berujung kepada penipuan.

Ini biasanya, tergiur dengan janji-janji orang yang menghubungi melalui telepon atau koneksi internet.

Saat ini, masyarakat di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau sejak beberapa waktu lalu mengenal adanya Edinarcoin. Walaupun sebagian masih ada yang ragu-ragu dan khawatir adanya unsur penipuan.

Menyikapi Edinarcoin Gold, Jumadi akvitis LSM TOPAN RI meminta Polres Inhu untuk memantau dan mengamati kegiatan investasi yang diduga bodong.

Yang dilakukan edinarcoin di Kabupaten Inhu yang menyedot dana dari masyarakat tanpa kegiatan dan aturan serta ijin yang jelas.

"Hal ini dianggap perlu karena sudah beberapa orang dari pengurus edinarcoin tersebut yang telah melarikan diri dan diduga dengan membawa uang masyarakat," tutur Jumadi.

Kegiatan ini semakin mencurigakan karena tidak adanya aktifitas serta ijin yang jelas sesuai dgn kegiatan tsb dari pemerintah setempat yaitu pemda Inhu.

Banyak dari pengurus atau pelaku edinarcoin tersebut yang terdaftar sebagai ASN yaitu oknum guru yang saat ini justru tidak melakukan kewajibannya sebagai layaknya PNS," terang Jumadi.

Masyarakat meminta agar kegiatan ini dapat dihentikan apabila berdampak buruk bagi daerah ini serta mengandung unsur penipuan

Hal ini wajib menjadi perhatian karena bnyaknya kasus investasi bodong yang terjadi di indonesia sepertihalnya yang telah terjadi di surabaya yang bernama memiles, yang sudah menggemparkan masyarakat.**Rido
Bagikan:

Komentar