|
Menu Close Menu

Ini Penjelasan Manager Humas Beredarnya Isu Kecelakaan Kerja di PT MM

Jumat, 13 Maret 2020 | 18:14 WIB
RIAUANTARA.CO | PELALAWAN ,- Terkait informasi beredarnya dimedia sosial karyawan pemanen sawit PT MM mengalami kecelakan kerja dengan jari jempol kiri putus terkena alat kerja ( kampak).dimana perusahan terkesan lepas tangung jawab,itu adalah berita Hoax (bohong).


Manegger Humas PT MM, Ibrahim kepada awak media jumat (13/03/2020) membenarkan adanya karyawan pemanen sawit kita ada yang mengalami kecelakan kerja atas nama Barani Lase (37 tahun) .


Dengan adanya informasi itu, pohak PT MM langsung cepat tanggap dan langsung mengantarkan korban ke kelinik.


" Alhamdulillah pihak kami langsung cepat tanggap mengantarkan korban ke klinik , kalau masalh S.O.P pihak PT  sudah sesuai dengan S.O.P. perusahan dan undang undang ketenaga kerjaan.

"Petugas klinik PT MM membawa pasien karywan dengan menggunakan mobil maneger ke klinik "DINDA" ( Dr Rahmad S) di kecamatan Bandar Petalangan,guna mendapat kan perawatan medis.

"Selanjut nya pihak klinik "DINDA"merujuk pasien ke rumah sakit di Pekanbaru didampingi tenaga medis guna mendapatkan penanganan perawatan secara maximal.

Sikap cepat yang di ambil pihak perusahan sudah maximal, setelah pasien di tangani pihak medis, ya perusahan tinggal menunggu dari pihak rumah sakit, apa bila pasien sudah boleh di nyatakan pulang dan selanjut nya pasien tingal berobat jalan.

"Jadi kalau perusahan dipelinter dengan isu miring dengan lepas tanggung jawab,itu jelas berita hoax.silah kan pak wartawan temui langsung karyawan yg mengalami kecelakan kerja, terang Ibrahim.

Karyawan pemanen PT MM ( Barani Lase) saat di sambangi awak media di kediaman perumahaan Estate desa Tanjung Beringin Kecamatan Pangkalan Kuras kabupaten Pelalawan - Riau.Jumat ( 13/04/2020).

Terimakasi pak wartawan atas kunjungan nya, jujur pak wartawan,saya agak sedikit risih dan kurang enak hati terkait berita miring di media sosial dan group WA.

Kecelakan kerja yang saya alami rabu (11/03/2020) kemarin jelas ini kelalaian saya murni, singkat cerita, setelah kejadian itu saya langsung pulang dengan diantar rekan kerja saya dan menuju kllinik perusahan, setelah itu saya di bawa ke kelinik "DINDA" dengan menggunakan mobil manager,

"Sesampai di klinik " DINDA" saya di tangani oleh petugas klinik.selanjut nya saya di rujuk ke rumah sakit Safira Pekan Baru - Riau.

"Saya mendapatkan pelayanan dan perawatan secara maxsimal dari medis dan perusahaan PT. Musim Mas.

"Sekali lagi saya tegaskan ini tidak ada intervesi dari pihak mana pun, pelayanan yang di beri kan perusahan sudah mantap, begitu juga utuk penangan baik dari perusahan dan rumah sakit sudah maxsimal.

" Saya ulangi lagi saya katakan,Perusahan PT MM tidak ada lepas tangan apa lagi lepas tanggung jawab, HOAX tu semua pak wartawan saya sangat malu dan kecewa mendengar dan membaca berita miring di medsos tersebut. Justru saya malu sama pak Maneger Estate,ya sempat pak manager saya perintahkan untuk mengambil minuman untuk saya, itu perhatian dan kepedulian manager perusahaan PT. Musim Mas kepada saya.

"Ya dalam waktu dekat ini saya akan minta maaf atas nama karyawan dan Pribadi atas sikap saya ke manager yang kurang pantas, ucap Barani Lase

Ketua Federasi Serikat Pekerja Musim Mas, Al Binus Siregar kepada awak media jumat (13/03/2020) terkait kecelakan kerja karyawan PT MM,

"Selama 20 tahun mengabdi di PT MM dan selama 15 tahun saya menjabat ketua Federasi SP MM ,Belum pernah sejarah nya pihak perusahan PT MM kalaw ada kecelakan kerja,belum pernah ada di telantarkan,apa lagi lepas tanggung jawab.tidak lah bener isu miring di medsos tu.

"Perusahan PT MM sampai saat ini tetap memberikan pelayanan kesehatan dan keselamatan kerja baik itu kecelakan kerja.

"Karyawan perusahan sebelum bekerja,apel pagi ( briping) di berikan pengarahan hal keselematan kerja,dan apa bila ada kecelekaan kerja di lapangan sikap dan tindakan awal setiap hari nya wajib di sampaikan kepada karywan,guna nya untuk kepentingan keselamatan kerja untuk diri kita dan semua karyawan,alat pelindung diri semua sudah di berikan perusahan.

"Selaku ketua federasi, menegaskan kalau PT MM tidak pernah lepas dari tanggung jawab apa bila ada kecelakan kerja terhadap karyawan, jadi yang menyebar di Medsos itu tidak benar (Hoax),tegasnya.**Ril
Bagikan:

Komentar