|
Menu Close Menu

Ketua Gugus Tugas Covid-19, Bupati Inhu Sampaikan Himbauan ke Masyarakat Saat Cek Pos di Perbatasan

Senin, 04 Mei 2020 | 08:24 WIB
Bupati Inhu Yopi Arianto saat Tengan Berdoa bersama jama'ah

RIAUANTARA.CO. INHU,- Ketua Gugus Tugas Covid-19, Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Riau, H Yopi Arianto SE kemlbali melakukan sholat taraweh di Kecamatan Peranap, Usai sholat Bupati langsung mengcek kondisi pos pemantauan Covid-19 dan Pos Pam Ops Ketupat di perbatasan Kabupaten Inhu - Kuansing di Desa Baturijal Kecamatan Peranap.

Di Peranap, Bupati Yopi disambut oleh Camat Peranap dan Camat Batang Peranap serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama. Saat bincang-bincang sambil menunggu waktu berbuka, Bupati menyampaikan warga agar bisa menjaga diri dan keluarga dari virus berbahaya Covid-19.


Cara melakukan pencegahan seperti yang sudah diimbau oleh pemerintah, di antaranya rajin cuci tangan, tetap di rumah, dan wajib menggunakan masker apabila terpaksa keluar rumah.

Kepada petugas pemerintah, Yopi menegaskan agar tetap menjalankan tugasnya sesuai dengan protokol Covid-19.

"Kita petugas tidak mungkin tidak keluar rumah, baik itu RT, Kades, Camat, dan Bupati,” ujarnya.

“Kalau kita tidak keluar, siapa yang akan menyampaikan ke masyarakat tentang kondisi kita saat ini," sambung Yopi.

Namun dalam menjalankan tugasnya, Yopi menegaskan agar petugas pemerintah dan legislatif jangan membuat resah masyarakat.

Selain itu, jangan menyebarkan informasi yang memecah belahkan masyarakat.

"Jangan hujat menghujat, karena itu merugikan kita," katanya.

Pada kesempatan berbincang-bincang itu Yopi memberikan informasi yang menggembirakan kepada masyarakat Peranap tentang kondisi warga Peranap yang kini berstatus Pasien dalam Pengawasan (PDP).

Pasien tersebut kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat di Kelurahan Pematang Reba.

"Di Peranap ini ada warga yang menjadi PDP, hari ini saya datang kemari dan saya mendapat informasi pasien kemarin itu kini sudah semakin membaik," terangnya.

Namun sekali lagi ia menegaskan, apabila ditemukan satu kasus positif di satu desa maupun keluarahan maka pemerintah akan melakukan karantina wilayah pada desa dan kelurahan tersebut.

"Kepada Pak Kades dan Pak Camat, kalau ada warga kita yang positif covid suka tidak suka kita lockdown,” tegasnya.

“ Kita harus saling ingat mengingatkan. Lakukan pencegahan, jangan sampai terjadi hal yang tidak kita inginkan.

Sementara, selama masa pandemi Covid-19 sudah dua kali terjadi peristiwa perampokan di Kabupaten Inhu.

Karena itu, Yopi juga mengimbau kades dan camat untuk turut menjaga keamanan wilayahnya.

Sebelum mengakhiri kunjungannya ke Peranap, Yopi menyempatkan melihat posko pemantauan Covid-19 terpadu dan Pos Pengamanan Ops Ketupat di Desa Batu Rijal Barat.

Di pos itu, Yopi bertemu dengan petugas yang berjaga dan menyapa pengemudi yang kebetulan melintas.

Setiap pengemudi yang melintas juga dicek suhu tubuhnya oleh Yopi. Umumnya pengendara yang melintas merupakan pedagang dari wilayah Sumatera Barat (Sumbar).

Saat Bupati Yopi bertemu dengan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) dan aparat TNI Polri yang melakukan penjagaan.

Terlihat petugas mengecek suhu tubuh seluruh pengemudi yang melintas.

"Berdasarkan hasil pengecekan terhadap pengendara yang melintas, rata-rata suhu tubuh mereka masih normal," ujar seorang petugas pada Bupati.

Bupati Yopi juga ikut mengecek suhu tubuh para pengemudi yang melintas dan menanyakan daerah asal dan tujuannya ke Inhu.

Umumnya, para pengemudi tersebut berasal dari Sumatera Barat (Sumbar) dengan tujuan berdagang di Kabupaten Inhu.

Setelah dicek suhu tubuhnya, para pengemudi tersebut kemudian mengisi data di buku petugas.** (Adv/Rido)
Bagikan:

Komentar