|
Menu Close Menu

Pemko Beri Bantuan Dana untuk Masjid dan Mushola

Senin, 11 Mei 2020 | 07:29 WIB

Pekanbaru, riauantara.co | Bulan Ramadan tahun ini, aktivitas ibadah di Musalah dan Masjid di Kota Pekanbaru dibatasi. Sebagai relaksasi, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bakal memberikan bantuan dana.
 
Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, MT mengatakan, ini khusus masjid dan musalah yang berada di pemukiman keluarga berpenghasilan rendah. Biasanya, kata dia, di perumahan-perumahan bersubsidi.
 
"Dengan kondisi ekonomi yang sekarang, maka mereka juga yang merasakan sulit ekonomi. Kemudian dengan kita PSBB, di masjid beribadah bergeser ke rumah. Sehingga infak dan sodakoh tidak masuk juga. Padahal bulan Ramadan ini biasanya banyak. Dengan tidak ada aktivitas ibadah di rumah ibadah, sehingga terkendala bayar listrik," jelas Walikota, Jumat (8/5).
 
Kondisi itu, kata Walikota sudah dibahas dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru M. Noer MBS. Ia memperkirakan, bantuan berupa uang ini berkisar Rp1 juta untuk Musalah dan Rp1,5 juta untuk Masjid.
 
"Karena ini menyangkut dengan uang, maka tadi saya sudah sampaikan kepada Sekda, kita bantu listrik. Saya hitung-hitung minimal itu, untuk musalah Rp1 juta, untuk masjid Rp1,5 juta," jelasnya.
 
Namun, Ia menegaskan, Musalah dan Masjid yang memang aktif melaksanakan Salat Tarawih dan Tadarus di bulan Ramadan sebelumnya. "Kriterianya yang benar-benar melaksanakan tadarus dan tarawih di hari normal," tegasnya.
 
Ia juga menyebut, bantuan untuk Ustad dan Ustazah juga ada. Sebab, profesi itu juga terdampak saat pandemi Covid-19 ini. Namun, Ustad dan Ustazah yang dibantu, merupakan mereka yang hanya bekerja sebagai pendakwah dan tidak memiliki pekerjaan lain.
 
"Termasuk juga ustad dan ustazah, terdampak juga. Dia bukan pegawai negeri, bukan karyawan lainnya. Tapi betul-betul dia hanya berdakwah. Sekarang mereka tidak ada berdakwah. Kemarin sebelum Ramadan saya minta Baznas tolong bantu ustad dan ustazah. Itu baznas yang bantu dalam bentuk sembako," jelasnya.

Bagikan:

Komentar