|
Menu Close Menu

Pelantun Lagu "Laksamana Raja di Laut", Iyeth Bustami Maju di Pilkada Bengkalis

Sabtu, 22 Agustus 2020 | 18:24 WIB


Pekanbaru, riauantara.co | "Saya merasa ini urgent, demi Bengkalis yang bersih dan bermartabat," kata penyanyi dangdut tanah air, pelantun lagu "Laksamana Raja di Laut" Iyeth Bustami, saat ditanya mengapa dia akhirnya terjun di Pilkada Bengkalis, maju sebagai Bakal Calon (Balon) Bupati, berpasangan dengan Kaderismanto, sebagai Balon Bupati.


Iyeth yang menyatakan, sebagai seniman niatnya tulus, membangun negeri dan dirinya tidak melihat ke belakang, melainkan menatap maju ke depan, untuk membangkitkan lagi marwah Bengkalis, yang saat ini masyarakatnya sedang krisis kepercayaan terhadap pemimpin.


"Melihat situasi Kabupaten Bengkalis saat ini, negeri kaya dengan APBD melimpah tetapi rakyatnya tetap terlupakan, saya ambil sikap, memang dalam waktu yang singkat tetapi dengan kajian yang panjang," kata Iyeth.


Gayung bersambut dan PKB pun memberikan lampu hijau untuk kadernya tersebut. Hal ini dilakukan PKB setelah melakukan analisa dan kajian, juga melihat perjuangan Iyeth yang bukan hanya di Pilkada Bengkalis, tetapi juga pernah maju untuk DPRRI dari PKB.


Iyeth dalam jumpa pers pertama usai menyatakan maju sebagai bakal calon Bupati Bengkalis mendampingi Kaderismanto di Pekanbaru, Sabtu (22/8/2020) juga mengatakan, sebelumnya dirinya sudah berulang kali ditawari untuk maju dalam pemilihan kepada daerah beberapa waktu lalu.


Namun, kala itu dirinya sama sekali belum tertarik. Selain minim ilmu pemerintahan, Iyeth juga mengaku masih ada sosok lain yang bisa memimpin salah satu kabupaten terkaya di Indonesia tersebut.


"Tapi kali ini saya ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya Bengkalis untuk bersama gunakan hati nurani, tentukan nasib kampung halaman kita ini supaya lebih baik, bersih dan bermartabat," katanya.


Sementara Bakal Calon Bupati Bengkalis pasangan Iyeth, Kaderismanto yang saat ini adalah Wakil Ketua DPRD Bengkalis mengatakan, banyak PR di Bengkalis yang belum terselesaikan, seperti soal kesehatan, infrastruktur, pariwisata dan pendidikan. Niatnya maju untuk memperbaiki hal tersebut.


"Di bidang perumahan banyak masyarakat yang belum punya rumah, walau pun sudah ada program perumahan rakyat. Kesehatan, masalah BPJS banyak yang berpolemik.

Potensi pariwisata, Pulau Rupat yang sudah ditetapkan sebagai kawasan strategis nasional belum dimaksimalkan, ini semua akan menjadi prioritas kami," kata Kaderismanto.


Kaderismanto mengatakan meminang Iyeth sebagai pasangannya merupakan strategi dalam pesta demokrasi serentak Desember 2020 mendatang. Kaderismanto mengaku prihatin dengan kondisi Bengkalis, kekayaan minyak dan gas yang menjadikan APBD Bengkalis sebagai salah satu yang terbesar tak banyak dirasakan masyarakat.


"Niat dan semangat maju pada Pilkada Bengkalis 2020 ini, tentu tidak terlepas dari melihat kondisi real yang pada akhir-akhir ini cukup memprihatinkan di Bengkalis. Dengan APBD yang begitu besar tapi belum mampu menyentuh semua kepentingan dan kebutuhan dasar masyarakat," katanya.


Kaderismanto yang juga telah dua periode menjadi anggota DPRD Bengkalis itu mengaku bahwa dirinya memahami betul tentang apa yang terjadi di kabupaten Bengkalis, karena posisinya sebagai Wakil Ketua DPRD bengkalis dua periode. ***/zi

Bagikan:

Komentar