|
Menu Close Menu

Kader PKK dan Posyandu Diajak Ikut Putus Penyebaran Covid-19

Minggu, 13 September 2020 | 18:45 WIB


Siak, riauantara.co | Mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Siak, khususnya di Kecamatan Kandis, hanya dapat diputus jika masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan. Hal ini  dikatakan Bupati Siak Alfedri, saat membuka secara langsung penyuluhan protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19.

"Kita turut berduka cita dan prihatin dengan kabar wafatnya seorang dokter yang meninggal dan positif Covid-19 saat bertugas di Kabupaten Kampar. Ini berarti sudah banyak pahlawan medis yang meninggal karena Covid-19," kata Bupati Siak.

Karena itu Bupati mengajak masyarakat harus bertekad untuk memutuskan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Siak, dengan cara tidak menjadikan petugas kesehatan sebagai ujung tombak Covid-19. Akan tetapi bersama-sama tenaga medis dan masyarakat menjadi ujung tombaknya.

"Jika kita bisa menjaga dan menjalankan protokol kesehatan dengan sebaik mungkin, insyaallah tidak akan ada petugas medis yang berkorban dan positif Covid-19 lagi," kata Bupati, Minggu (13/9/2020).

Masyarakat bisa menekan angka penyebaran Covid-19 dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, selalu memakai masker, rajin mencuci tangan, tidak bersentuhan, dan menjaga jarak.

Bupati juga berpesan kepada para kader yang hadir, untuk terus mengingatkan anggota keluarga, baik anak, suami serta masyarakat sekitarnya, agar terus mentaati protokol kesehatan.

Acara tersebut diikuti oleh 150 kader yang tergabung oleh Kader PKK dan Posyandu se kecamatan Kandis.
(kab/inf)

Bagikan:

Komentar