Kedapatan Membakar Lahan Petani di Tangkap Personel Polsek Sinaboi | RIAUANTARA.CO
|
Menu Close Menu

Kedapatan Membakar Lahan Petani di Tangkap Personel Polsek Sinaboi

Senin, 18 Juli 2022 | 00:31 WIB




ROHIL (Riauantara.co) - Kedapatan membersihkan lahan dengan cara membakar, seorang petani terpaksa ditangkap Unit Reskrim Polsek Sinaboi Polres Rohil Jum'at 15 Juli 2022 Sekira pukul 17.00 WIB.


Inisiasil G S alias Wak Giran (68) alamat Jln. Lintas Sinaboi - Dumai. Kepenghuluan Darussalam Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rohil, terpaksa ditangkap petugas karena telah melakukan pembersihan lahan dengan cara membakar dilahan miliknya yang terletak di Jln. LIntas Sinaboi - Dumai RT. 001 RW. 001 Kepenghuluan Darussalam Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rohil. Jum'at 15 Juli 2022 Pukul 16.30 WIB Kemarin.


Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto, SIK MSi. yang dikonfirmasi Minggu (17/7/2022) melalui Kasi Humas AKP Juliandi SH, Minggu (17/7/2022)

membenarkan adanya pengungkapan perkara dugaan Tindak Pidana di Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup (Pembakaran Lahan) yang terjadi di wilayah hukum Polres Rohil oleh Polsek Sinaboi.


"Telah dilakukan pengungkapan perkara dugaan Tindak Pidana di Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan membakar Lahan," ungkap AKP Juliandi.


"Awal nya Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Darusalam Aipda R.S Tambunan melakukan patroli Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melintas di jalan lintas Sinaboi - Dumai, lalu melihat ada gumpalan asap yang muncul tidak jauh dari jalan lintas Sinaboi - Dumai tempat di titik koordinat N 2°15'48" E . 101 °0'10",9,8m,107°. 


Kemudian Aipda RS Tambunan, mendatangi sumber yang menjadi titik api tersebut, dan menemukan seorang laki laki yang mengaku bernama saudara Giran Susanto alias Wak Giran sedang menjaga api yang terbakar dilahan miliknya yang luas lahan miliknya lebih kurang 20 Rante atau 8.100 meter persegi. 


Kemudian Bhabinkamtibmas tersebut mengintrogasinya dan ianya menjelaskan bahwa dia yang membakar lahan  tersebut,

dengan cara  membersihkan lahan miliknya yang bertujuan untuk menanam padi dan menggumpulkan menjadi 1 (satu) tumpukan  dengan ukuran 7 m x 10 m.


Caranya menyiramkan minyak solar ke tumpukan ranting pohon yang sudah dikumpulkan tersebut dan kemudian  membakarnya menggunakan 1 buah mancis berwarna hitam. Sehingga luas lahan yang terbakar seluas kurang lebih 1 rante atau 400 meter persegi. 


Dan tujuan saudara Wak Giran itu membakar lahan tersebut adalah untuk menanam padi.  Kemudian Aipda RS Tambunan melaporkan hal tersebut ke Kapolsek Sinaboi Iptu H. Tinambunan,S.Sos. M.Si dan Kapolsek Sinaboi memerintahkan Bhabinkambmtibmas untuk mengamankan saudara Giran Susanto alias Wak Giran," jelas Kasi Humas Polres Rohil ini.


"Terlapor saat ini beserta barang bukti berupa 1 buah mancis merk  LA Bolt warna hitam, 1 buah botol air mineral berisikan minyak Solar dan 4 batang kayu yang terbakar, di amankan di Polsek Sinaboi guna pengusutan lebih lanjut.


Dan kepada tersangka diduga melakukan pelanggan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 108 jo Pasal 69 ayat (1) huruf h Jo pasal 98 ayat (1) atau pasal 99 ayat (1) UU RI nomor 32 tahun 2009 ttg Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan atau Pasal 78 ayat (3) atau pasal 78 ayat (4) Jo Pasal 50 ayat (2) huruf b dalam pasal 36 UU RI No.11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja atas perubahan UU RI no.41 tahun 1999 tentang Kehutanan," pungkasnya.


Sumber  : rilis humas Polres (M Hrp)

Bagikan:

Komentar