![]() |
| Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mengakselerasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memperluas jangkauan penerima manfaat. |
Pekanbaru, riauantara.co | Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mengakselerasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memperluas jangkauan penerima manfaat. Upaya ini dilakukan seiring bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan mulai beroperasi pada awal 2026.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengungkapkan bahwa berdasarkan koordinasi terbaru dengan Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Pekanbaru, jumlah dapur SPPG yang aktif diproyeksikan mencapai 104 unit.
"Terakhir kami berkoordinasi dengan BGN, disampaikan bahwa ada sekitar 104 dapur yang siap beroperasi mulai awal tahun ini," ujar Markarius, Selasa (13/1/2026).
Angka tersebut melonjak signifikan dibandingkan kondisi akhir 2025, di mana jumlah dapur SPPG yang berfungsi baru sekitar 56 unit atau mendekati 60 dapur. Dengan tambahan dapur baru ini, Pemko berharap seluruh unit segera aktif dalam waktu dekat.
"Mudah-mudahan dalam bulan ini semuanya sudah bisa berjalan," katanya.
Markarius menilai, keberadaan lebih dari seratus dapur SPPG akan memperbesar daya jangkau program MBG, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak siswa. Saat ini, jumlah peserta didik di Pekanbaru yang menjadi target MBG mencapai sekitar 298 ribu orang.
"Dengan bertambahnya dapur SPPG, kita berharap seluruh peserta didik di Pekanbaru dapat terlayani," ujarnya.
Saat ini, layanan MBG baru menjangkau sekitar 133 ribu siswa, sementara sekitar 165 ribu pelajar lainnya masih belum menerima manfaat tersebut. Hal ini disebabkan karena sebagian dapur SPPG masih dalam tahap persiapan operasional.
"Semoga tahun ini seluruh peserta didik di Pekanbaru sudah bisa menikmati program Makan Bergizi Gratis," tutup Markarius.


Komentar