Patroli Dini Hari Tim Raga di Pekanbaru, 28 Motor Berknalpot Brong Terjaring Razia | riauantara.co
|
Menu Close Menu

Patroli Dini Hari Tim Raga di Pekanbaru, 28 Motor Berknalpot Brong Terjaring Razia

Minggu, 25 Januari 2026 | 13:46 WIB
Sebanyak 28 unit sepeda motor berknalpot brong diamankan dalam patroli skala besar yang digelar Tim Riau Anti Geng dan Anarkisme (Raga) bersama Satlantas Polresta Pekanbaru, Minggu (25/1/2026) dini hari.
Pekanbaru, riauantara.co | Sebanyak 28 unit sepeda motor berknalpot brong diamankan dalam patroli skala besar yang digelar Tim Riau Anti Geng dan Anarkisme (Raga) bersama Satlantas Polresta Pekanbaru, Minggu (25/1/2026) dini hari.

Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menekan potensi aksi geng motor dan perilaku anarkis di wilayah Kota Pekanbaru.

Dalam operasi itu, petugas gabungan menyisir sejumlah jalur strategis yang dinilai rawan, mulai dari Jalan Ahmad Yani, Jalan Riau, kawasan Stadion Utama, Nangka Ujung, hingga Jalan Soekarno Hatta. Pengawasan juga difokuskan di sekitar Stadion Rumbai dan Jembatan Siak IV.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman menjelaskan, sebagian besar pengendara yang terjaring merupakan remaja dan kedapatan menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.

"Sebanyak 28 sepeda motor terjaring karena menggunakan knalpot brong," kata Muharman.

Ia menegaskan, penindakan dilakukan karena suara knalpot bising kerap mengganggu kenyamanan warga, terutama pada malam hingga dini hari saat aktivitas masyarakat menurun.

Selain menjatuhkan sanksi tilang, petugas juga mengedepankan pendekatan persuasif dengan memberikan edukasi kepada para remaja agar menjauhi kegiatan negatif yang berpotensi melanggar hukum.

"Kendaraan ditahan sementara sampai pemilik mengganti knalpot sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Tak hanya patroli bergerak, tim gabungan juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyapa langsung warga. Masyarakat diimbau berperan aktif melaporkan berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti Curat, Curas, Curanmor (C3), hingga peredaran narkoba.

"Dengan kehadiran Tim Raga di lapangan, kami berharap masyarakat merasa lebih aman dan nyaman," ujar Muharman.
Bagikan:

Komentar