Pekanbaru, riauantara.co | — Mahasiswi Program Studi Administrasi Bisnis Universitas Riau, Viola Fauziah Dezka, kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pemilihan Putera Puteri Kampus Riau 2026. Bertempat di The Zuri Hotel Pekanbaru, pada 25 Januari 2026, Viola berhasil melangkah hingga Top 6 Finalis, setelah sebelumnya melewati berbagai tahapan seleksi ketat, termasuk sesi 12 Besar Question and Answer serta Motion Challenge di Babak 6 Besar.
Keberhasilan Viola menembus jajaran Top 6 tidak terlepas dari kemampuannya dalam menyampaikan gagasan secara sistematis, argumentatif, dan berbasis analisis kritis. Pada sesi 12 Besar, Viola dinilai mampu menjawab pertanyaan dewan juri dengan lugas, berwawasan, serta menunjukkan kapasitas intelektual dan kepekaan sosial sebagai representasi mahasiswa. Sementara itu, dalam Motion Challenge 6 Besar, Viola tampil meyakinkan dengan argumentasi yang tajam, relevan dengan isu kebangsaan, serta mencerminkan kemampuan berpikir strategis dan kepemimpinan generasi muda. Juga pada Karantina berhasil memukau dewan juri saat debat challange.
Puncak capaian Viola Fauziah Dezka dalam ajang ini ditandai dengan diraihnya selempang Puteri Kampus Riau Advokasi 2026, sebuah gelar yang diberikan kepada finalis dengan gagasan advokasi paling kuat, aplikatif, dan berdampak. Penghargaan ini diraih melalui program advokasinya yang berjudul “Merawat Harapan, Menumbuhkan Generasi”, sebuah program yang menitikberatkan pada pendampingan anak dan generasi muda melalui pendekatan edukasi, penguatan karakter, kesehatan mental, serta sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan media.
Program advokasi “Merawat Harapan, Menumbuhkan Generasi” dirancang sebagai model pengabdian berkelanjutan yang memposisikan mahasiswa sebagai agen perubahan sosial. Advokasi ini berangkat dari kesadaran bahwa persoalan pendidikan, karakter, dan kesehatan mental generasi muda tidak dapat diselesaikan secara parsial. Oleh karena itu, program ini mengintegrasikan kelas edukasi anak, pendampingan karakter dan mental, kolaborasi dengan masyarakat, serta pemanfaatan media sebagai sarana perluasan dampak dan keberlanjutan gerakan.
Dewan juri menilai program advokasi yang diusung Viola memiliki kejelasan konsep, sasaran yang terukur, serta potensi implementasi nyata di lapangan. Selain itu, advokasi ini dinilai selaras dengan nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi dan semangat mahasiswa sebagai penggerak perubahan sosial. Melalui pendekatan yang humanis dan terstruktur, program ini tidak hanya berorientasi pada kegiatan jangka pendek, tetapi juga pada pembentukan ekosistem pendampingan yang berkelanjutan.
Sebagai penerima selempang Puteri Kampus Riau Advokasi 2026, Viola Fauziah Dezka diharapkan mampu menjadi representasi mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik dan komunikasi publik, tetapi juga memiliki komitmen nyata dalam isu-isu sosial. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Riau mampu tampil sebagai figur inspiratif yang menggabungkan kecerdasan intelektual, kepedulian sosial, serta keberanian dalam membawa gagasan perubahan.
Ajang Pemilihan Putera Puteri Kampus Riau 2026 sendiri menjadi wadah strategis dalam melahirkan duta-duta kampus yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat. Keberhasilan Viola Fauziah Dezka menembus Top 6 dan meraih selempang advokasi menegaskan bahwa peran mahasiswa tidak hanya terbatas pada ruang akademik, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi pembangunan sosial dan generasi masa depan.
Penulis : Viola Fauziah Dezka
Editor : Am


Komentar