![]() |
| Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan pada bangunan mess security serta beberapa sepeda motor milik karyawan. |
Siak, riauantara.co | Kawanan gajah liar dilaporkan memasuki kawasan perumahan karyawan PT Arara Abadi Distrik Tapung, Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, sejak Sabtu dini hari hingga Minggu pagi. Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan pada bangunan mess security serta beberapa sepeda motor milik karyawan.
Kapolres Siak, Sepuh Ade Irsyam Siregar, membenarkan peristiwa itu. Ia menyampaikan bahwa aparat kepolisian segera turun melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak perusahaan serta instansi terkait guna memastikan kondisi tetap aman.
"Berdasarkan laporan dari Polsek Minas, kawanan gajah berjumlah sekitar 11 ekor masuk ke area perumahan karyawan sekitar pukul 07.00 WIB. Hewan tersebut sempat mendorong dan merobohkan tembok dinding mess security serta merusak tiga unit sepeda motor yang terparkir di lokasi," ujar AKBP Sepuh.
Ia menjelaskan, kemunculan kawanan gajah sebenarnya sudah terdeteksi sejak Sabtu sekitar pukul 02.00 WIB saat berada di sekitar area konsesi perusahaan. Puncaknya terjadi pada Minggu pagi ketika satwa tersebut masuk ke kompleks permukiman.
Situasi berangsur normal setelah sekitar pukul 09.30 WIB kawanan gajah kembali bergerak menuju kawasan hutan dan meninggalkan lokasi perumahan karyawan.
Menurut Kapolres, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Meski demikian, pihaknya tetap mengingatkan masyarakat dan perusahaan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang berbatasan langsung dengan habitat satwa liar.
"Kami mengutamakan langkah pencegahan dan keselamatan masyarakat. Personel di lapangan juga berkoordinasi dengan pihak perusahaan serta stakeholder terkait untuk melakukan pemantauan lanjutan, sehingga potensi konflik antara manusia dan satwa dapat diminimalisir," jelasnya.
AKBP Sepuh menegaskan bahwa peristiwa masuknya gajah ke permukiman bukan semata persoalan keamanan, tetapi juga berkaitan dengan dinamika ekosistem yang semakin bersinggungan dengan aktivitas manusia.
"Kami mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat dan perusahaan, untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kepanikan atau membahayakan satwa. Jika kembali terjadi pergerakan gajah, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secara terukur," tegasnya.
Saat ini, jajaran Polsek Minas bersama unsur terkait masih melakukan patroli dan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan keamanan warga serta aktivitas perusahaan tetap berjalan seperti biasa.


Komentar